Ibu Harus Cermat Memilih Makanan untuk Bayi

- Sabtu, 8 Agustus 2020 | 04:57 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito mengatakan seorang ibu harus lebih cermat serta cerdas dalam memilih makanan untuk bayi dan anak dalam masa pertumbuhan.

"Hal ini terkait pula dengan memilih kategori Pangan Olahan untuk Keperluan Gizi Khusus (PKGK) yang di dalamnya termasuk juga Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI)," kata dia melalui keterangan tertulis diterima di Jakarta, Kamis (6/8).

Ia mengatakan kategori PKGK tersebut merupakan pangan yang mempunyai tingkat risiko keamanan pangan yang tinggi atau high risk karena target konsumennya ialah yang rentan yaitu bayi dan anak.

Penny menjelaskan makanan bayi harus memenuhi persyaratan keamanan, mutu, gizi, label dan iklan. Persyaratan keamanan tersebut menyangkut cemaran yang meliputi zat kimia, logam dan mikrobiologi serta Bahan Tambahan Pangan (BTP). Kemudian, untuk persyaratan mutu dan gizi ialah terkait kandungan gizi makro dan mikro di antaranya karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral.

Sementara untuk persyaratan iklan meliputi informasi apa saja yang harus diperhatikan serta iklan yang dilarang untuk produk tertentu. Pangan untuk bayi misalnya formula bayi dan formula lanjutan dilarang diiklankan di media massa.

Selain itu, ia mengatakan pemilihan makanan bayi yang memang sudah memiliki izin edar resmi, standar tersebut berfungsi untuk memudahkan masyarakat dalam memilih.  

"Apabila ditemukan produk pangan Tanpa Izin Edar (TIE), maka BPOM dapat memberikan sanksi pada pelaku usaha sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata dia.

Untuk produk yang melanggar, ujarnya, akan diperintahkan untuk ditarik dari peredaran dan dapat dimusnahkan.

 

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

5 Penyebab Rambut Rontok dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 27 November 2021 | 15:37 WIB

Sering Mengantuk Setelah Makan, Ini Penyebabnya

Kamis, 25 November 2021 | 16:21 WIB
X