Sakit Perut Setelah Minum Kopi? Ini Penyebabnya

- Jumat, 7 Agustus 2020 | 05:58 WIB
[Ilustrasi] Minum kopi sebelum sarapan.
[Ilustrasi] Minum kopi sebelum sarapan.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Pernahkah Anda mulas atau sakit perut saat meminum kopi saat pagi? Mungkin hal itu disebabkan sejumlah hal.

Memulai pagi dengan secangkir kopi mungkin menjadi bagian dari ritual harian seseorang. Minuman ini memang memberikan sentakan kafein yang membuka mata, tetapi juga ada dorongan penyerta lain yang biasanya dirasakan.

Sekitar sepertiga dari peminum kopi diketahui merasa mulas dan menjadi 'ingin ke belakang' usai minum kopi. Setelah menghabiskan cangkir kopi pertama, sebagian orang merasa perutnya terstimulasi sehingga beranjak ke kamar mandi untuk buang air besar (BAB). Sejumlah orang yang sudah mengetahui efek ini bahkan sengaja memilih untuk minum kopi saat perut kosong agar BAB-nya menjadi lancar.

Lalu, mengapa kopi membuat sebagian orang mulas dan ingin buang air besar? Ada beberapa alternatif jawaban untuk pertanyaan itu. Alasan pertama adalah karena kafein merangsang usus besar dan mendorong sistem pencernaan ke kecepatan tinggi.

Hal itu terutama terjadi saat minum kopi dalam kondisi belum memakan apapun. Secangkir kopi mengandung sekitar 95 miligram kafein, cukup banyak dibanding Cola yang hanya memuat sekitar 35 miligram. Itu sebabnya kopi lebih membuat seseorang ingin lari ke toilet.

Sebuah studi menemukan bahwa secangkir minuman kopi polos membuat usus besar 60 persen lebih aktif, dibandingkan saat minum air putih. Sementara itu, kopi berkafein membuat usus besar 23 persen lebih aktif daripada kopi tanpa kafein.

Meski demikian, kafein bukan satu-satunya komponen yang berperan menstimulasi perut. Ada pula penyebab lain, yakni tingkat keasaman kopi dan bahan kimia yang terkandung di dalam kopi, yang juga dapat merangsang otot-otot di usus.

Menurut American Chemical Society (ACS), kopi menyebabkan perut mengeluarkan lebih banyak asam lambung, senyawa pencernaan yang membantu memecah protein. Kombinasi ini dapat menyebabkan perut membuang isinya lebih cepat ke usus.

Itu akan mempercepat seluruh proses dalam sistem pencernaan sehingga ingin BAB lebih lekas. Selain itu, hormon gastrin dan kolesistokinin yang membantu tubuh mencerna makanan, juga bisa bertanggung jawab atas kontraksi usus besar.

Kedua hormon itu memicu pergerakan makanan dan meningkatkan produksi empedu untuk memecah makanan. Dengan alasan yang belum terungkap dalam sejumlah studi, mengonsumsi kopi telah terbukti meningkatkan kadar kedua jenis hormon tersebut.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Terkini

Cara Diet Cepat namun Tetap Makan yang Enak

Jumat, 24 Juni 2022 | 10:57 WIB

Mata Kedutan Tanda Gangguan Otak?

Kamis, 23 Juni 2022 | 18:22 WIB

Waktu Tidur Bayi, Anak-anak, Remaja, dan Dewasa

Selasa, 21 Juni 2022 | 17:31 WIB

5 Buah Enak yang Bantu Menguatkan Tulang

Selasa, 21 Juni 2022 | 14:04 WIB

Roti Enak Ini Tingkatkan Risiko Kematian

Senin, 20 Juni 2022 | 13:56 WIB
X