Psikolog: Crossdressing Belum Tentu Transgender

- Jumat, 18 Oktober 2019 | 13:02 WIB
Pertunjukan teater yang menggunakan crossdressing. (Wikimedia)
Pertunjukan teater yang menggunakan crossdressing. (Wikimedia)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Istilah crossdressing yang kemudian berkembang menjadi crosshijabers di Indonesia, menimbulkan tanda tanya, apakah ini merupakan perilaku penyimpangan seksual?

Menurut href="https://www.ayobandung.com/tag/Psikolog">Psikolog, Ine Indriani MPsi, Psi, crossdressing belum tentu masuk perilaku menyimpang seksual. Istilah tersebut sudah ada sejak berpuluh-puluh tahun lalu, bahkan sejak zaman perang.

AYO BACA : Psikolog: Crosshijabers Belum Tentu Alami Penyimpangan Seksual

Berlintas busana merupakan perilaku menggunakan pakaian yang berbeda dari gender. Misalnya, laki-laki menggunakan pakaian perempuan, atau sebaliknya.

Ine mengungkapkan, sebagai contoh, di Jepang ada budaya kabuki. Kabuki merupakan laki-laki yang memerankan tokoh wanita dalam pertunjukkan. Kabuki lahir karena pada masa itu wanita dilarang berperan dalam peran sandiwara.

AYO BACA : Cegah Crosshijaber, MUI Minta Pengelola Masjid Waspada

Bahkan di Indonesia, kata Ine, ada tarian dari Jawa yang bernama lengger lanang. Tarian ini juga dibawakan laki-laki. Dari dua contoh tersebut disimpulkan bahwa crossdressing sebelumnya sudah ada dan diperbolehkan dengan alasan norma dan budaya yang berlaku.

"Sehingga kita lihat crossdressing ini terjadi karena budaya," ujarnya, dikutip dari Republika.co.id, Jumat (18/10/2019).

Ine mengatakan, ketika crossdressing dikaitkan dengan penyimpangan seksual maka harus melihat konteks perilaku tersebut lebih dalam. Saat ini, fenomena yang terlihat memang sekelompok laki-laki memakai pakaian dan berperilaku sebagai perempuan.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Terkini

Cara Diet Cepat namun Tetap Makan yang Enak

Jumat, 24 Juni 2022 | 10:57 WIB

Mata Kedutan Tanda Gangguan Otak?

Kamis, 23 Juni 2022 | 18:22 WIB

Waktu Tidur Bayi, Anak-anak, Remaja, dan Dewasa

Selasa, 21 Juni 2022 | 17:31 WIB

5 Buah Enak yang Bantu Menguatkan Tulang

Selasa, 21 Juni 2022 | 14:04 WIB

Roti Enak Ini Tingkatkan Risiko Kematian

Senin, 20 Juni 2022 | 13:56 WIB
X