Ini Alasan Makan Terlalu Cepat Picu Kegemukan

- Kamis, 16 November 2017 | 11:34 WIB
Ilustrasi makan cepat picu kegemukan.(Boldsky)
Ilustrasi makan cepat picu kegemukan.(Boldsky)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM—Apakah Anda mendapati diri semakin sadar diri saat merasakan pakaian yang baru dibeli semakin hari semakin ketat? Apakah Anda berharap bisa memahami penyebab sebenarnya dari kenaikan berat badan?

Jika iya, maka jangan khawatir, karena Anda tidak sendiri. Fluktuasi berat badan merupakan beberapa masalah kesehatan yang paling umum dialami oleh 80% orang di seluruh dunia.

Sebenarnya, kemungkinan besar Anda akan mengalami masalah berat badan.

Jadi, sudah ditetapkan bila makanan dibutuhkan secara teratur agar tetap sehat dan aktif. Namun, ketika Anda tidak tahu berapa banyak dan apa yang perlu dimakan agar tetap sehat, ada kemungkinan bisa mengonsumsi lebih banyak makanan daripada yang dibutuhkan.

Dalam kasus seperti itu, terutama bila Anda tidak membakar makanan tambahan yang disimpan dalam bentuk lemak di tubuh, seseorang dapat mengalami penambahan berat badan.

Jadi, kelebihan penumpukan lemak dalam tubuh tidak sehat, bisa menyebabkan penyakit jantung pada akhirnya. Sekarang, kebiasaan sehat tertentu seperti mengonsumsi makanan seimbang, berolahraga secara teratur, mengurangi stres, menghindari polusi, dan sebagainya, dapat membantu Anda tetap sehat.

Demikian pula, ada kebiasaan buruk tertentu yang dapat dinikmati secara teratur, sadar atau tidak sadar, yang dapat membahayakan kesehatan.

Misalnya, merokok merupakan kebiasaan buruk yang dinikmati secara sadar, sehingga membahayakan kesehatan. Dan mengonsumsi nasi putih dan roti putih tanpa mengetahui bila keduanya tidak sehat adalah kebiasaan buruk yang tidak disadari.

Ada kebiasaan umum, yang dapat menyebabkan penambahan berat badan dan penyakit jantung.

Kebiasaan seperti makan terlalu cepat dapat memengaruhi kesehatan Anda.

Luangkan waktu sejenak dan pikirkan beberapa makanan terakhir Anda. Apakah Anda berpikir mengonsumsinya dengan cara yang serba baik atau terlalu cepat?

Kemungkinannya, kebanyakan dari Anda yang memiliki gaya hidup sibuk cenderung melahap makanan secepat mungkin, sehingga bisa kembali ke pekerjaan.

Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan oleh American Heart Association mengatakan mengonsumsi makanan terlalu cepat dapat meningkatkan berat badan dan juga menyebabkan masalah jantung.

Studi tersebut mengatakan makan terlalu cepat dapat meningkatkan tingkat fluktuasi glukosa dalam tubuh Anda, sehingga menyebabkan resistensi insulin.

Resistensi insulin terkait dengan penambahan berat badan, penyakit jantung, dan obesitas. Jadi, para ahli menyarankan orang untuk makan perlahan dan santai agar tetap sehat.

Halaman:
1
2

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Terkini

Penyebab Serangan Jantung yang Sering Diabaikan

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:43 WIB

Awas Ukuran Penis Mengecil, Ini Penyebabnya

Senin, 17 Januari 2022 | 18:29 WIB

Video Belatung di Vagina Wanita Dr Boyke Turun Tangan

Minggu, 16 Januari 2022 | 13:55 WIB

Tips Diet dengan Konsumsi Kopi, Emang Bisa?

Minggu, 16 Januari 2022 | 11:00 WIB

Gejala DBD Anak, Waspadai Selama Musim Hujan

Minggu, 16 Januari 2022 | 10:00 WIB
X