Selama PPKM, Ridwan Kamil Klaim Angka Mobilitas di Jabar Turun 30%

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 14:16 WIB
Pengendara melintas di Jalan Dustira, Kota Cimahi, saat pemberlakukan rekayasa jalan.
Pengendara melintas di Jalan Dustira, Kota Cimahi, saat pemberlakukan rekayasa jalan.

BOJONGLOA KIDUL, AYOBANDUNG. COM -- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengklaim mobilitas masyarakat di Jabar turun mendekati 30% selama penerapan PPKM Level 3 dan 4. Pria yang disapa Emil ini menyebut, angka itu didapatinya dari pantuan menggunakan Google Traffic dan Waze.

"Alhamdulillah relatif stabil," kata Emil di Terminal Leuwipanjang, Rabu, 4 Agustus 2021.

Menurutnya, penerapan PPKM Level 3 dan 4 di Jabar ini sukses dilakukan, dengan pembuktian ada satu wilayah di Jabar yang naik menjadi level 2.

"Satu-satunya di Jawa-Bali, daerah level 2 itu di Jawa Barat, yaitu Kabupaten Tasikmalaya," ujarnya.

Di tempat yang sama, Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Budi Setiyadi menyebut, terdapat penurunan mobilitas sekitar 35% untuk kategori kendaraan pribadi di seluruh jalan tol. Angka itu ia dapatkan dari data yang dihasilkan oleh Jasa Marga.

"Namun tetap, sesuai imbauan dari Kemenhub bahwa angkutan logistik selalu diutamakan," ungkapnya.

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

Isak Tangis Warnai Pemakaman Korban Bentrokan Ormas

Senin, 27 September 2021 | 21:33 WIB

Longsor Terjang Rumah Warga di Galeong Tasikmalaya

Senin, 27 September 2021 | 15:08 WIB

Kantin Sekolah di Cianjur Dilarang Buka, Ini Alasannya

Senin, 27 September 2021 | 12:12 WIB

Jawa Barat Diklaim Sudah Bebas dari Zona Oranye

Jumat, 24 September 2021 | 22:27 WIB
X