Mengunjungi Sentra Sapu Ijuk di Bojong Purwakarta

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 12:09 WIB
Perajin di Desa Sindangpanon, Kecamatan Bojong Purwakarta tengah menganyam ijuk dijadikan sapu.
Perajin di Desa Sindangpanon, Kecamatan Bojong Purwakarta tengah menganyam ijuk dijadikan sapu.

PURWAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Di Kabupaten Purwakarta terdapat para perajin sapu ijuk yang tetap eksis di tengah perkembangan zaman, yakni di Kampung Sukaresmi, Desa Sindangpanon, Kecamatan Bojong.

Kampung tersebut digadang-gadang sebagai salah satu sentra kerajinan sapu ijuk di wilayah yang terkenal dengan destinasi wisata Taman Air Mancur Sri Baduga tersebut.

Salah satu pengrajin sapu ijuk, Agus Maulana (42) mengaku menggeluti kerajinan tangan ini sejak tahun 2000 memanfaatkan melimpahnya bahan dasar meski diperoleh dengan cara dibeli dari petani sekitar Rp5.000 per lembar.

"Dalam satu hari paling banyak membuat 60 sapu ijuk, tapi tidak menentu juga tergantung pesanan," ujar Agus, pada Rabu, 4 Agustus 2021.

Hasil kerajinan buah tangan Agus sebagian besar dikirim ke pasar-pasar di Purwakarta maupun ke luar kota seperti Subang, Bandung dan Karawang.

"Soal kualitas sapu ijuk saya ini bisa bersaing dengan sapu ijuk yang berasal dari daerah lain," kata pria yang akrab disapa Kang Ireng itu.

Perajin di Desa Sindangpanon, Kecamatan Bojong Purwakarta tengah menganyam ijuk dijadikan sapu. (Ayopurwakarta.com/Dede)

Adapun teknis pengolahannya diawali ijuk yang telah diperoleh disortir, kemudian dipotong sesuai kebutuhan lalu masuk ke teknis penyisiran untuk merapihkan ijuk itu sendiri menggunakan besi runcing.

Setelah itu, ijuk ditumpuk beberapa lembar kemudian digulungkan ke batang sapu yang terbuat dari bambu atau rotan lalu diikat. Kemudian di bagian atas ijuk dianyam untuk memperkuat kerapatan terhadap batang sapu.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

Pemerintah Pusat Didorong Segera Bangun Jalur Puncak 2

Senin, 20 September 2021 | 09:50 WIB

36 Tahun Terus Macet, Bogor-Cianjur Butuh Jalur Puncak 2

Sabtu, 18 September 2021 | 13:28 WIB

Kaum Disabilitas Cianjur Terima Bantuan Kemensos

Jumat, 17 September 2021 | 21:37 WIB

Pejabat Disdikbud Cianjur Datangi Gedung KPK, Ada Apa?

Jumat, 17 September 2021 | 17:09 WIB

Teks Amanat Galunggung dan Maknanya yang Harus Dijaga

Jumat, 17 September 2021 | 15:53 WIB
X