Seorang Siswa SMA di Kota Tasik Meninggal Tersengat Listrik Tegangan Tinggi

- Minggu, 1 Agustus 2021 | 13:15 WIB
Ilustrasi korban tewas.
Ilustrasi korban tewas.

TAWANG, AYOBANDUNG.COM — Seorang remaja yang masih berstatus siswa SMA, Deris Hendarmadi (17) warga Kampung Delima, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, meninggal tersengat listrik tegangan tinggi, Sabtu, 31 Juli 2021 malam.

Korban yang sedang berkumpul bersama teman-teman di rumah milik Suryati, di Kampung Gunung Kawung, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, sekitar pukul 23.30 WIB korban iseng naik ke atap rumah milik Endang yang tetangga Suryati. Saat di atap rumah, korban terpeleset kemudian berpegangan terhadap kabel listrik tegangan tinggi yang melintang di atas rumah.

"Korban sudah terpeleset satu kali. Kemudian naik lagi ke atap rumah. Korban kemudian terpeleset lagi dan berpegangan ke kabel listrik. Korban kemudian jatuh ke tanah dan meninggal di lokasi," ujar Kapolsek Tawang Inspektur Dua (Ipda) Wawan Setiawan kepada Ayotasik.com, Minggu, 1 Agustus 2021 pagi.

Menurutnya, korban sudah berkali-kali diperingatkan oleh teman-teman untuk turun dan tidak naik atap rumah, tapi tetap saja naik bahkan berjalan di atas atap rumah.

"Sebelum jatuh ke tanah, badan korban sempat menempel dan tergantung di atas dengan tangan memegang kabel listrik tegangan tinggi," ucapnya.

Ia menuturkan, korban mengalami luka bakar akibat sengatan listrik dan luka akibat terjatuh dari atap rumah. Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh warga ke rumahnya.

"Ini murni kecelakaan tidak ada unsur lain atau kesengajaan. Jenazah korban sudah dimakamkan oleh pihak keluarga dan warga tadi pagi," kata dia.

Sementara itu, salah seorang warga yang rumahnya bersebelahan dengan lokasi kejadian, Linda mengatakan, sekitar pukul 24.00 WIb dirinya mendengar suara berisik di luar rumah. Menurut teman-teman korban, bahwa korban terpeleset dan spontan memegang kabel besar tegangan tinggi yang melintang di atas atap rumah.

"Katanya badan korban itu menyala. Bagian belakangnya terbakar. Bahkan dikira ada kebakaran karena ada yang teriak-teriak kebakaran," ujar Linda.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Jawa Barat Diklaim Sudah Bebas dari Zona Oranye

Jumat, 24 September 2021 | 22:27 WIB

UID-Gajah Tunggal Teruskan Sentra Vaksinasi di Karawang

Kamis, 23 September 2021 | 13:09 WIB

22 Persen Pengguna Narkoba Cianjur Didominasi Pelajar

Rabu, 22 September 2021 | 21:24 WIB

Bupati Yakin Cianjur Sudah Layak PPKM Level 1

Rabu, 22 September 2021 | 18:06 WIB

Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Empat Orang Tewas

Rabu, 22 September 2021 | 11:40 WIB
X