Selama PPKM Darurat, Wisata Ziarah Pamijahan Sepi Pengunjung

- Sabtu, 31 Juli 2021 | 11:55 WIB
Suasana Sepi Terlihat di Makam Syeikh Abdul Muhyi Pamijahan Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya.
Suasana Sepi Terlihat di Makam Syeikh Abdul Muhyi Pamijahan Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya.

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Selama PPKM darurat yang digulirkan pemerintah pusat mulai tanggal 3 Juli lalu, kunjungan peziarah ke Pamijahan Kecamatan Bantarkalong 0%. Bahkan, warga sekitar mengakui, sepinya kunjungan peziarah lebih parah dibandingkan dengan kebijakan PSBB yang ditetapkan pemerintah beberapa bulan lalu.

Tokoh pemuda Pamijahan, Irwan Ahmad mengatakan, selama PPKM darurat wisata ziarah Pamijahan sepi pengunjung. Pos penjagaan dari Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga yang ada bahkan ditutup sejak 3 Juli lalu.

“Sebetulnya kita tetap buka, tapi tamu atau peziarahnya tidak ada. Pos penjagaan dari Disparpora juga ditutup,” ucap Irwan dikutip dari Ayotasik.com, Sabtu (31/7/2021).

Irwan menambahkan, sepinya pengunjung ke Pamijahan saat PPKM darurat dirasa lebih parah dibandingkan saat pemerintah menggulirkan kebijakan PSBB beberapa bulan lalu. Terhitung sejak PPKM darurat ditetapkan, kunjungan ke Pamijahan 0%.

“Kalau dihitung lebih parah daripada PSBB dulu, kunjungan itu dibilang 0%. Warga yang berprofesi sebagai pedagang pun akhirnya tutup, “ ucap Irwan.

Ditambahka Irwan, paska terjadinya pandemi Covid-19 pada tahun 2020 lalu, pihak desa dan pengelola wisata ziarah Pamijahan memberlakukan prokes ketat kepada seluruh peziarah yakni wajib menggunakan masker dan menjaga jarak.

“Pihak desa menyiapkan disinfektan dan mewajibkan peziarah memakai masker dan menjaga jarak. Kalau soal prokes peziarah ada yang mengawasi baik dari pihak desa, polisi dan petugas puskesmas, “ ucap Irwan.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Terkini

Jawa Barat Diklaim Sudah Bebas dari Zona Oranye

Jumat, 24 September 2021 | 22:27 WIB

UID-Gajah Tunggal Teruskan Sentra Vaksinasi di Karawang

Kamis, 23 September 2021 | 13:09 WIB

22 Persen Pengguna Narkoba Cianjur Didominasi Pelajar

Rabu, 22 September 2021 | 21:24 WIB

Bupati Yakin Cianjur Sudah Layak PPKM Level 1

Rabu, 22 September 2021 | 18:06 WIB
X