RSUD Disomasi Perusahaan Jasa Makanan dan Minuman karena Alasan Ini

- Selasa, 27 Juli 2021 | 21:15 WIB
RSUD Sayang Cianjur disomasi perusahaan jasa makanan dan minuman.
RSUD Sayang Cianjur disomasi perusahaan jasa makanan dan minuman.

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM — Saat RSUD Sayang Cianjur menangani pandemi Covid-19, muncul somasi dari penyedia jasa layanan makanan dan minuman CV Indo Griya, lantaran dianggap memutus perjanjian kerja sama secara sepihak pada 8 Februari 2021.

Kuasa Hukum CV Indo Griya, Oden M Junaedi, menyatakan, sudah jelas di perjanjian tertuang kerjasama dari 3 Januari 2020 hingga  2 Januari 2025. 

“Tentu saja klien kami keberatan, makanya pihak CV Indo Griya sudah mengirimkan somasi kepada RSUD Sayang Cianjur atas dugaan pemutus hubungan sepihak soal surat perjanjian pengakhiran pemutusan kerjasama antara pihak rumah sakit RSUD Sayang Cianjur dengan CV Indo Griya," kata Oden pada Ayobandung.com, Selasa 27 Juli 2021.

Oden menjelaskan, CV Indo Griya telah mengadakan kesepakatan dengan RSUD Sayang Cianjur dengan perjanjian terkait dengan jasa pelayanan makanan dan minuman pasien di rumah sakit.

"Kami menilai pemutusan perjanjian tidak memiliki dasar dan alasan yang jelas, karena hanya akal-akalan pihak pertama dengan membuat pembenaran pembenaran hukum sehingga merugikan orang lain atau pihak lain," tegasnya.

Oden berpandangan, seharusnya aturan dan etika serta peran seharusnya dijalankan dengan baik dan berproses secara hukum, jangan sewenang-wenang.

"Pihak RSUD Sayang Cianjur sudah tidak berbuat profesional, tidak jujur dan memperlihatkan pengelolaan manajemen administrasi hukum RSUD yang amburadul," lanjutnya.

Somasi ini dilakukan, tutur Oden, agar jajatan direksi dan pimpinam RSUD Sayang Cianjur dapat memenuhi atau menjalankan kembali kerjasama ini sesuai dengan kesepakatan yang telah tertuang.

“Kami meminta jawaban dari somasi yang kami sampaikan, dan perjanjian hukum dalam waktu 14 Hari sejak diterimanya surat ini, sebelum kami melakukan upaya hukum sesuai dengan prosedur yang berlaku,” pungkasnya. [*]

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Pemerintah Pusat Didorong Segera Bangun Jalur Puncak 2

Senin, 20 September 2021 | 09:50 WIB

36 Tahun Terus Macet, Bogor-Cianjur Butuh Jalur Puncak 2

Sabtu, 18 September 2021 | 13:28 WIB

Kaum Disabilitas Cianjur Terima Bantuan Kemensos

Jumat, 17 September 2021 | 21:37 WIB

Pejabat Disdikbud Cianjur Datangi Gedung KPK, Ada Apa?

Jumat, 17 September 2021 | 17:09 WIB

Teks Amanat Galunggung dan Maknanya yang Harus Dijaga

Jumat, 17 September 2021 | 15:53 WIB
X