Waspada, Kemarau di Pulau Jawa Masih Berpotensi Turun Hujan

- Selasa, 27 Juli 2021 | 11:33 WIB
Suasana pagi hari di Kota Bandung yang tertutup kabut.
Suasana pagi hari di Kota Bandung yang tertutup kabut.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Bandung memprediksi musim kemarau 2021 di wilayah Pulau Jawa berpotensi basah atau masih turun hujan.

Prakirawan cuaca BKMG Kota Bandung, Yan Firdaus mengatakan, potensi hujan tersebut dikarenakan masih hangatnya perairan di sekitar Pulau Jawa, sehingga kelembapan masih tinggi pada hari-hari tertentu.

Hal itu menyebabkan masih adanya pertumbuhan awan-awan hujan dan kelembapan di ketinggian sehingga cenderung basah di sebagian wilayah Indonesia. 

"Itu dapat menyebabkan turunnya hujan dengan kategori ringan hingga lebat," kata Yan ketika berbincang dengan Ayobandung.com, Selasa, 27 Juli 2021.

Tak hanya perarian yang masih hangat, menurutnya, faktor lain yang berpengaruh cukup aktif adalah adanya pengaruh gelombang ekuatorial.

Ia mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap waspada meski sudah memasuki musim kemarau, hujan masih akan turun.

"Untuk masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir tetap harus waspada," katanya.

Sebelumnya, Yan mengatakan jika cuaca terasa dingin pada malam hingga pagi hari adalah fenomena yang normal terjadi pada musim kemarau di wilayah Pulau Jawa, termasuk Jawa Barat dan Bandung Raya khususnya.

Adapun hal normal tersebut dikarenakan beberapa faktor, salah satunya angin monsun Australia sedang aktif pada musim kemarau, dan di Australia pada saat ini sedang mengalami musim dingin.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

BumDes Subang Borong Penghargaan bjb Bungah

Selasa, 7 Desember 2021 | 05:34 WIB

Cianjur Kekurangan Ratusan Guru dan Nakes

Senin, 29 November 2021 | 19:35 WIB

4 Tuntutan Lengkap Demo Buruh di Gedung Sate

Senin, 29 November 2021 | 15:30 WIB

Ketua PWI Jabar Hadiri Konferensi Wilayah PWI Karawang

Sabtu, 27 November 2021 | 18:34 WIB
X