Pemerintah Didesak Bantu Janda dan Anak yang Kehilangan Ortu Akibat Covid-19

- Minggu, 25 Juli 2021 | 21:22 WIB
Petugas pemakaman Covid-19 Kota Tasikmalaya saat memakamkan pasien meninggal akibat Covid-19 di TPU Aisha Rashida.
Petugas pemakaman Covid-19 Kota Tasikmalaya saat memakamkan pasien meninggal akibat Covid-19 di TPU Aisha Rashida.

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM — Kematian akibat terinfeksi Covid 19 semakin meningkat di Kabupaten Cianjur. Akibatnya, nasib keluarga yang ditinggalkan terutama istri dan anak-anak menjadi pertanyaan. 

Berdasarkan data dari Satgas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Cianjur, saat ini warga yang terpapar sebanyak 7.998 orang pasien dinyatakan sembuh. Sisanya sebanyak 1.673 orang masih menjalani isolasi, 256 orang meninggal dunia, dan sebanyak 202 orang pasien beralamat di luar Cianjur.

Hal itu diungkapkan Pusat Pelayanan Terpadu Pembderdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Cianjur, menyoroti banyaknya istri dan anak yang ditinggal suaminya akibat terpapar Covid 19.

“Tidak sedikit yang terdampak Covid 19, termasuk perempuan yang menjanda dan menjadi anak yatim,” terang Ketua Harian P2TP2A Cianjur, Lidya Indayani  pada wartaaan, Minggu 25 Juli 2021.

Anak-anak yang kehilangan orang tuanya baik karena Covid-19 atau penyebab lainnya harus mendapatkan perlindungan dari semua pihak, termasuk pemerintah.

“Harus ada tindakan dari semua pihak, termasuk pemerintah terhadap perempuan dan anak pasca ditinggalkan suami atau orangtuanya,” terangnya.

Tertuang dalam Undang-Undang Perlindungan Anak, kewajiban pertama ada di tangan keluarga inti atau orang tua kandung. Jika tidak ada, maka keluarga dari orang tua yang wajib memberikan hak anak.

“Kalau terdampar akibat meninggal Covid 19, lalu keluarganya kesulitan karena kesulitan ekonomi, maka itu menjadi tanggungjawab masyarakat dan pemerintah,” katanya.

Dikatakan Linda, seorang anak mempunyai hak dilindungi dan diberikan pendidikan agar kelak menjadi anak yang berguna.

Halaman:

Editor: Nur Khansa Ranawati

Tags

Terkini

Kini Giliran Kabel PJU Cianjur Kota Digasak Maling

Selasa, 21 September 2021 | 14:27 WIB

Pemerintah Pusat Didorong Segera Bangun Jalur Puncak 2

Senin, 20 September 2021 | 09:50 WIB
X