Pedagang Pasar Bisa Jualan Kembali, Asal Sudah Divaksin

- Jumat, 23 Juli 2021 | 17:29 WIB
Sejumlah warga melaksanakan vaksinasi Covid-19 di Hotel de Braga by Artotel, Jalan Braga Pendek, Kota Bandung, Kamis, 22 Juli 2021. Hotel de Braga by Artotel bekerja sama dengan TNI dan Polri menggelar vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat umum dengan target 1.000 dosis vaksin yang hingga 23 Juli 2021 sebagai upaya percepatan vaksinasi Covid-19 nasional.
Sejumlah warga melaksanakan vaksinasi Covid-19 di Hotel de Braga by Artotel, Jalan Braga Pendek, Kota Bandung, Kamis, 22 Juli 2021. Hotel de Braga by Artotel bekerja sama dengan TNI dan Polri menggelar vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat umum dengan target 1.000 dosis vaksin yang hingga 23 Juli 2021 sebagai upaya percepatan vaksinasi Covid-19 nasional.

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kota (Pemkot) berencana bakal melonggarkan secara bertahap, terhadap sejumlah sektor perekonomian di masa perpanjangan PPKM Darurat ini.

Rencananya, Pemkot Bogor bakal memperbolehkan sejumlah pasar tradisional dan pasar modern untuk kembali beroperasi. Namun tetap dengan sejumlah syarat dan protokol ketat.

"Sejumlah sektor perekonomian yang semula dilarang beroperasi pada PPKM Darurat kemarin, akan kami buka kembali secara bertahap. Tapi tetap dengan sejumlah catatan," kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, Jumat 23 Juli 2021.

Dedie meminta kepada Perusahaan Umum Daerah Pasar Pakuan Jaya (Perumda PPJ) Kota Bogor, agar memprioritaskan pedagang yang sudah menjalani vaksinasi Covid-19, untuk diperkenankan kembali beroperasi. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir potensi penyebaran Covid-19 di pasar.

"Saya sudah minta agar pedagang yang sudah divaksin untuk menjadi prioritas kembali beroperasi. Hal ini juga untuk mendorong pedagang yang tidak mau divaksinasi untuk ikut divaksinasi. Ini juga sejalan dengan program percepatan vaksinasi di Kota Bogor," ucapnya.

Direktur Perumda PPJ Kota Bogor Muzakkir mengatakan, berdasarkan data yang ada pada pihaknya, sekitar 30 hingga 40 persen pedagang yang ada di bawah naungannya, sudah menjalani vaksinasi Covid-19.

"Dari 22 ribu pedagang yang ada, 9 ribu diantaranya menjadi prioritas vaksinasi Covid-19. Namun baru sekitar 4 hingga 5 ribu yang sudah menjalani vaksinasi. Sisanya masih ada yang berproses. Seperti baru melakukan vaksinasi dosis pertama hingga ada juga yang masih menunggu," ujarnya.

Muzakir mengaku masih terus berkoordinsi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, agar mengalokasikan kembali vaksin bagi pedagang pasar.

"Harapan kami dalam dua pekan kedepan ini pedagang bisa divaksinasi. Agar nantinya bisa kami terapkan kebijakan toko atau kios di pasar bisa kembali beroperasi dengan catat pedagang sudah jalani vaksinasi Covid-19," tutupnya. 

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

Cianjur Kekurangan Ratusan Guru dan Nakes

Senin, 29 November 2021 | 19:35 WIB

4 Tuntutan Lengkap Demo Buruh di Gedung Sate

Senin, 29 November 2021 | 15:30 WIB

Ketua PWI Jabar Hadiri Konferensi Wilayah PWI Karawang

Sabtu, 27 November 2021 | 18:34 WIB

72 Kepala Sekolah SMP Cianjur Dirotasi

Jumat, 26 November 2021 | 12:29 WIB
X