PPKM Darurat, Samsat Subang Harapkan Masyarakat Manfaatkan e-Samsat

- Kamis, 22 Juli 2021 | 17:00 WIB
Jam layanan di P3DW Subang mengalami perubahan yakni dari pukul 08.00 sd 13.00 WIB untuk di Samsat Induk, sedangkan untuk layanan di Outlet, Samling, dan Samades, pelayanan dimulai pukul 09.00 WIB. Adapun hari Sabtu semua pelayanan buka sampai pukul 11.00 WIB (kecuali Samades).
Jam layanan di P3DW Subang mengalami perubahan yakni dari pukul 08.00 sd 13.00 WIB untuk di Samsat Induk, sedangkan untuk layanan di Outlet, Samling, dan Samades, pelayanan dimulai pukul 09.00 WIB. Adapun hari Sabtu semua pelayanan buka sampai pukul 11.00 WIB (kecuali Samades).

SUBANG, AYOBANDUNG.COM — Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa Bali 2021 akan berlangsung sampai 25 Juli.

Selama masa PPKM Darurat, tentunya banyak kegiatan reguler yang dibatasi jam operasionalnya. Termasuk layanan Samsat untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor di Lingkup Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Subang (P3DW Subang).

Jam layanan di P3DW Subang mengalami perubahan yakni dari pukul 08.00 sd 13.00 WIB untuk di Samsat Induk, sedangkan untuk layanan di Outlet, Samling, dan Samades, pelayanan dimulai pukul 09.00 WIB. Adapun hari Sabtu semua pelayanan buka sampai pukul 11.00 WIB (kecuali Samades).

“Tidak ada layanan di hari minggu, Samsat Terminal kita tutup,” ujar Kepala P3DW Subang, Lovita AR (22 Juli 2021).

Selain menerapkan jam layanan berbeda dengan hari-hari sebelum PPKM, Samsat Subang  memberlakukan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat dan memberdayakan layanan drivethru untuk pembayaran pajak tahunan guna memecah kerumunan wajib pajak.

Bagaimana dengan bayar pajak kendaraan yang jatuh tempo di masa PPKM?

“Kami menyarankan bayar pajak secara online, melalui e-samsat dengan aplikasi  Sambara, Samolnas dan Samsat J’Bret. Pembayaran PKB e-Samsat ini juga dapat dilakukan lewat channel layanan di seluruh Indonesia antara lain Indomaret, Alfamart, Tokopedia, Bukalapak, KASPRO dan channel Payment Point Online Bank (PPOB) BUMDES. Dengan kemudahan yang ditawarkan, wajib pajak dapat melakukan seluruh aktivitas pembayaran PKB hingga memperoleh STNK di rumah. Model pembayaran pajak semacam ini sangat kami sarankan di tengah pandemi Covid-19 untuk mencegah kemungkinan transmisi virus di ruang-ruang publik,” jelas Lovita.

Sementara itu, Kasi Pendataan dan Penetapan P3DW Subang, Ahmad Zayiddin menjelaskan, penerapan PPKM Darurat selama 3-20 Juli, menimbulkan kelesuan. Samsat Subang  mencatat hingga Rabu (21 Juli 2021), PKB yang sudah terkumpul  32,35 persen atau sekitar Rp. 72,351 Milyar.

“Selama PPKM Darurat, minat masyarakat membayar pajak kendaraan semakin berkurang. Signifikan  penurunannya,  yang biasanya tiap hari rerata pendapatan 520 jutaan, tapi di masa PPKM darurat hanya  370  jutaan. Hal ini  disebabkan adanya pengurangan jam  layanan, terbatasnya mobiltas masyarakat serta  keterlambatan proses pendaftaran kendaraan baru oleh pihak dealer (karena penerapan WFH),” ujar Ahmad.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Ini Identitas Mayat yang Ditemukan Gosong di Cianjur

Minggu, 23 Januari 2022 | 18:15 WIB

Omicron Jabar Capai 33 Kasus, Terbanyak di Daerah Ini

Minggu, 23 Januari 2022 | 17:15 WIB

Pemkab Cianjur Darurat Kepala Sekolah Dasar

Jumat, 21 Januari 2022 | 21:23 WIB

Harga Minyak Goreng di Cianjur Masih Belum Stabil

Jumat, 21 Januari 2022 | 14:49 WIB

Warga Cianjur Maafkan Arteria Dahlan, tapi ...

Jumat, 21 Januari 2022 | 06:30 WIB
X