Wagub Uu Sesalkan Aksi Anarkis Pendukung Habib Rizieq di Kejari Tasik

- Selasa, 13 Juli 2021 | 14:31 WIB
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum.
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum.

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum menyesalkan kejadian aksi untuk rasa di depan Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya pada Senin, 12 Juli 2021, yang diwarnai dengan aksi anarkis dari pada massa pengunjukrasa.

Aksi dari kelompok pendukung HRS tersebut berujung pada penangkapan puluhan orang massa aksi yang ditenggarai melakukan aksi anarkis dengan merusak 3 mobil aparat kepolisian.

"Pertama saya atas nama komunitas pondok pesantren menyesalkan gerakan - gerakan anarkis dalam menyalurkan pendapat, keinginan, dan harapan, karena negara sudah memberikan ruang dan luang bagi mereka yang tidak setuju ataupun tidak pas keputusannya," ujar Uu, dilaporkan Ayotasik.com, Selasa, 13 Juli 2021, di Tasikmalaya.

"Kalau penyalurannya lewat seperti itu saya sangat menyesalkan. Apalagi mengatasnamakan komunitas keagamaan sehingga mungkin saja ada orang yang menafsirkan oh begitu ya yang namanya kelompok yang dianggap paham tentang agama dan yang lainnya," sambung Kang Uu.

Menurutnya, dalam menyampaikan aspirasi dan pendapat dalam segala hal harus bilhikmah, lemah lembut, dan dengan aturan yang berlaku. Seandainya menyalurkan pendapat dengan melanggar aturan agama dan negara yang berlaku ini pun tidak dibenarkan, karena akan berdampak bukan hanya kepada dirinya sendiri disaat aparat penegak hukum (APH) bertindak, tetapi tidak menutupkan kemungkinan berdampak pula kepada kelompoknya.

"Saya juga memahami dan menghormati untuk kelompok mereka kalau keputusan tidak sesuai dengan keadaan situasi dan pribadi sehingga tidak menerima. Saya paham dan sangat memahami," ucapnya.

Kang Uu berharap aparat penegak hukum bertindak bijaksana dalam penanganannya. Namun, kalau mereka melanggar aturan yang ada, dirinya mendukung untuk ada tindakan sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Tetapi harapan kami tidak ada gejolak dan dampak yang tidak diinginkan dengan adanya kejadian seperti ini," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, massa pendukung Habib Rizieq Shihab (HRS) mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tasikmalaya di Jalan Garut-Tasikmalaya tepatnya di Desa Sukasukur, Kecamatan Mangunreja, Senin, 12 Juli 2021. Kedatangan massa, tidak lain yakni meminta kepada pihak Kejari untuk berstatetmen meminta HRS dibebaskan dari semua tuntutan.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

X