Hari Keempat PPKM Darurat di Cianjur, Petugas Tindak Pelanggar

- Rabu, 7 Juli 2021 | 20:26 WIB
Anggota Polisi mendatangi toko pakaian muslim di Jalan Siliwangi karena langgar PPKM Darurat.
Anggota Polisi mendatangi toko pakaian muslim di Jalan Siliwangi karena langgar PPKM Darurat.

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM — Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Cianjur memasuki hari keempat, masih banyak masyarakat dan pelaku usaha di Cianjur yang melanggar ketentuan.

Bentuk pelanggarannya beragam, mulai dari pelaku perjalanan antar daerah, kerumunan di pusat keramaian, hingga pelanggaran jam operasional oleh toko modern maupun pasar tradisional.

Kepala Satpol dan Damkar Kabupaten Cianjur, Hendri Prasetyadi, mengatakan, pihaknya bersama TNI, Polri dan Dishub tidak hentinya melakukan patroli dan sosialisasi terhadap masyarakat.

Bagi yang tertangkap tangan melanggar, diberikan sanksi, di antaranya berupa teguran lisan, tertulis, hingga denda melalui sidang tindak pidana ringan (Tipiring).

“Kami berikan beragam sanksi, tergantung dari berat atau tidaknya pelanggaran yang dilakukan, misalkan pemilik toko busana muslim yang masih buka di Jl. Siliwangi yang masih nekat buka. Petugas langsung memberikan surat tipiring untuk mengikuti sidang di pengadilan,” tutur Hendri pada wartawan, Rabu 7 Juli 2021.

Penindakan hukum ini diberlakukan bagi pelaku usaha maupun perorangan supaya ada efek jera bagi pelanggar protokol kesehatan agar nantinya PPKM Darurat ini berhasil menekan penyebaran COVID-19.

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Kasus Narkotika Mendominasi Sidang di PN Cianjur

Selasa, 19 Oktober 2021 | 21:00 WIB

Susur Sungai, Belasan Siswa MTs Tewas Terbawa Arus

Jumat, 15 Oktober 2021 | 22:01 WIB

Pencuri Helm Berkeliaran di Kompleks Pemkab Cianjur

Jumat, 15 Oktober 2021 | 21:40 WIB
X