Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Kota Tasik

- Jumat, 18 Juni 2021 | 19:55 WIB
Penggeledehan rumah kontrakan yang dihuni oleh terduga teroris berinisial D di Kampung Bojong Limus, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jumat, 18 Juni 2021.
Penggeledehan rumah kontrakan yang dihuni oleh terduga teroris berinisial D di Kampung Bojong Limus, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jumat, 18 Juni 2021.

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri menangkap 2 terduga teroris di 2 wilayah berbeda di Kota Tasikmalaya, yakni di Kampung Bojong Limus RT 03, RW 06, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, dan Kampung Pangkalan 2, Kelurahan Kersamenak, Kecamatan Kawalu, Jumat, 18 Juni 2021. Penangkapan 2 terduga teroris tersebut dilakukan oleh 2 tim yang bergerak secara bersamaan.

Sekira pukul 13.30 WIB, Tim Densus 88 Anti Teror melakukan penggeledahan di 2 lokasi tempat tinggal para terduga teroris berinisial D dan B.

Pantauan Ayotasik.com di lokasi penggeledahan di Kampung Bojong Limus, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, ada 3 kendaraan minibus terparkir di halaman kontrakan. Petugas berpakaian preman dan dibantu anggota Polres Tasikmalaya Kota dan Polsek Mangkubumi, menggeledah sebuah rumah kontrakan yang dihuni oleh terduga teroris berinisial D bersama istrinya.

Ketua RT 03 Kampung Bojong Limus, Abdul Hamid mengatakan, dirinya diminta petugas untuk menyaksikan penggeledahan salah satu rumah kontrakan milik Momo yang tempati oleh D dan istrinya.

"Tadi sekitar satu jam petugas menggeledah rumah D. Ada beberapa barang seperti baju dan ketapel yang diambil petugas yang mungkin sebagai barang bukti," ujar Hamid, seusai penggeledahan, Jumat, 18 Juni 2021.

Ia mengatakan, dirinya tidak mengetahui bahwa ada salah seorang warganya yang mengontrak terlibat teroris. Ia baru mengetahui akan ada penggeledahan terkait dugaan terorisme dari petugas."Kata petugas penggerebakan terkait teroris," ucapnya.

"D ini orangnya baik. Sehari-hari jualan sayuran di Pasar Cikurubuk. Aslinya orang Cilembang kalau istrinya orang Bojong Gambir. Mereka sekitar satu tahun menghuni kontrakan," sambung dia.

Hamid menambahkan, dirinya tidak menyangka ada salah seorang warga ung yang mengontrak rumah diduga terlibat jaringan teroris. Ia menilai bahwa D dan istri orang yang baik."D sudah dibawa sama petugas. Tadi cuma penggeledahan saja," kata dia.

Sementara itu, Ketua RT yang juga pemilik kontrakan salah saorang terduga teroris berinisial B di Kampung Pangkalan 2, Kelurahan Kersamenak, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Yeni Susana mengatakan, B merupakan warga asli Kawalu yang sehari-hari bekerja di salah satu rumah sakit swasta di Kota Tasikmalaya. B dikenal sebagai warga yang baik dan kalau pun keluar tidak tahu kemana.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Hari Keempat Gempa Cianjur, 272 Meninggal Dunia

Kamis, 24 November 2022 | 18:24 WIB
X