Tips Menghadapi Gempa dari Kepala Pelaksana BPBD Jabar

- Kamis, 10 Juni 2021 | 10:42 WIB
Ilustrasi gempa Bumi di kawasan Indonesia.
Ilustrasi gempa Bumi di kawasan Indonesia.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Diungkapkan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar, Dani Ramdan, gempa merupakan salah satu jenis bencana yang rawan terjadi di lingkup Jabar. Dani pun menyampaikan beberapa tips yang harus dilakukan ketika gempa terjadi.

Menurut Dani, hal pertama yang harus diperhatikan adalah posisi saat terjadi di gempa. Jika sedang berada di dalam rumah atau bangunan, sebaiknya usahakan untuk lari keluar. Kemudian, cari tempat yang terbuka supaya terhindar dari kemungkinan runtuhnya bangunan.

“Kalau gempa itu, kita tinggal lihat apakah posisi kita sedang berada di dalam rumah atau di luar rumah. Kalau di luar rumah, di luar bangunan, lari ke daerah terbuka supaya terhindar dari reruntuha,” ujar Dani dalam siaran “Podcast Juara: Mengenal Peta Rawan Bencana di Jawa Barat” yang diunggah Rabu malam, 9 Juni 2021, di kanal Youtube Jabarprov TV.

Meski lari keluar rumah adalah pilihan utama, Dani pun tidak memungkiri adanya kemungkinan ketika lari keluar rumah membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Jika kemungkinan itu terjadi, sebaiknya usahakan untuk mencari tempat untuk melindungi kepala.

“Kalau di rumah bisa cepat lari keluar, lari keluar. Tapi, kalau di rumah, apalagi di lantai 2, untuk lari keluar itu butuh waktu. Kalau begitu sebaiknya berlindung dulu,” kata Dani.

Dani menyarankan untuk berlindung di kolong meja atau di pojok bangunan. Pasalnya, dikatakan oleh Dani, pojok bangunan merupakan daerah yang paling kecil resikonya untuk runtuh.Selain itu, hindari jendela karena kaca bisa saja pecah dan mengenai tubuh. Dani juga menyarankan untuk tidak berlindung di dekat benda-benda yang rentan tumbang, misalnya lemari.

“Bisa di kolong meja atau di pojok bangunan karena di daerah pojok itu bangunannya cukup kuat, tapi jangan di dekat jendela yang ada kaca karena nanti pecahannya bisa ke kita, dan jangan juga di dekat lemari yang bisa tumbang. Jadi, cari yang aman di sekitar rumah,” ucap Dani.

Menurut Dani, gempa cukup rawan terjadi di Jabar karena keberadaan sesar-sesar atau patahan yang menjadi penyebab gempa. Untuk sementara ini, ada tiga sesar yang sedang cukup aktif di Jabar, yaitu Sesar Cimandiri, Sesar Baribis, dan Sesar Lembang.

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

X