Infrastruktur Sekolah di Cirebon Siap untuk Tatap Muka

- Selasa, 25 Mei 2021 | 08:11 WIB
Sejumlah siswa dan guru saat mengikuti simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tengah pandemi Covid-19 di SD Negeri Cimahi Mandiri 2, Kota Cimahi, Senin 24 Mei 2021. Dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, Pemerintah Kota Cimahi menggelar simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk jenjang TK/PAUD, SD hingga SMP di tengah pandemi Covid-19 pada 24 sampai 31 Mei 2021. Simulasi itu dilakukan untuk menyongsong PTM yang direncanakan dimulai Juli mendatang.
Sejumlah siswa dan guru saat mengikuti simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tengah pandemi Covid-19 di SD Negeri Cimahi Mandiri 2, Kota Cimahi, Senin 24 Mei 2021. Dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, Pemerintah Kota Cimahi menggelar simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk jenjang TK/PAUD, SD hingga SMP di tengah pandemi Covid-19 pada 24 sampai 31 Mei 2021. Simulasi itu dilakukan untuk menyongsong PTM yang direncanakan dimulai Juli mendatang.

CIREBON, AYOBANDUNG.COM -- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon, Jawa Barat, memastikan infrastruktur sekolah untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka sudah memadai.

"Sekolah-sekolah di Kota Cirebon dari sisi infrastruktur sudah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon Irawan Wahyono di Cirebon, Senin, 24 Mei 2021.

Menurutnya, yang dimaksud infrastruktur sudah siap antara lain sudah adanya wastafel portable yang terpasang di beberapa titik di sekolah, serta ruang pembelajaran yang akan dibuat lebih longgar. Selain itu lanjut Irawan, Disdik Cirebon juga tetap mengikuti jika ada rekomendasi dari Satgas Covid-19, maupun Dinkes, terkait pelaksanaan KBM tatap muka.

Irawan mengatakan, pembelajaran tatap muka ini stakeholdernya bukan hanya dari Disdik saja, melainkan ada ikut serta dinas terkait dan bahkan yang utamanya adalah Dinkes. "Kalau dinas terkait tidak merekomendasikan sekolah tatap muka, nanti dikoreksi oleh orang tua murid juga, jadi intinya kami melaksanakan sesuai dengan apa yang direkomendasikan," tuturnya.

Menurut Irawan, pihaknya sejauh ini baru menjalani komunikasi bersama Satgas COVID-19 Kota Cirebon, itu pun secara lisan, belum tertulis resmi. "Dari Satgas merekomendasikan nanti simulasinya hanya guru, jangan bersama murid terlebih dahulu," katanya.

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

Kaum Disabilitas Cianjur Terima Bantuan Kemensos

Jumat, 17 September 2021 | 21:37 WIB

Pejabat Disdikbud Cianjur Datangi Gedung KPK, Ada Apa?

Jumat, 17 September 2021 | 17:09 WIB

Teks Amanat Galunggung dan Maknanya yang Harus Dijaga

Jumat, 17 September 2021 | 15:53 WIB

Kapolres: Cianjur Rawan Geng Motor

Kamis, 16 September 2021 | 16:12 WIB

Ganjil Genap Jalur Puncak Kembali Diberlakukan Pekan ini

Kamis, 16 September 2021 | 12:36 WIB
X