Mengenal Kiarajangkung Tasikmalaya, Kampung Miliarder WC Umum

- Kamis, 1 April 2021 | 14:22 WIB
Desa Kiarajangkung, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya
Desa Kiarajangkung, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya

TASIK, AYOBANDUNG.COM--Desa Kiarajangkung, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya sebagai kampung miliarder WC umum di sejumlah kota besar. 

Dari desa berpenduduk 3,892 jiwa tersebut, berderet nama juragan WC alias toilet umum yang sudah dikenal luas. Sebut saja Hasan, One dan Cecep Ruhimat.

Solihin (45) warga Desa Kiarajangkung mengatakan, sejak 1980-an, banyak warga yang merantau ke kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Bogor untuk mengadu nasib. Berbekal modal yang dibawa dari kampung halaman, mereka membangun bisnis WC umum.

"Seingat saya itu tahun 1980 an, sudah banyak yang usaha menyewakan toilet (WC umum) di kota. Bahkan sampai sekrang ada beberapa bos yang punya lebih dari 20 lapak toilet," kata Solihin, Kamis 1 April 2021.

Adanya juragan WC umum di kota besar berdampak juga pada kehidupan masyarakat terutama anak muda. Banyak anak muda yang lulusan SMA dan SMP diajak untuk bekerja sebagai penunggu. Bukan hanya di wilayah barat, juragan WC umum juga bahkan membuka usahanya ke wilayah Yogyakarta, Madiun, dan Surabaya.

“Bukan di Jakarta saja, ada juga yang di Surabaya. Pegawainya warga dari sini, Alhamdulilah bisa menyerap tenaga kerja," ujar Solihin.

Nana Sumarna (40) warga lainnya mengatakan, bisnis penyewaan WC umum diawali Uju sekitar tahun 1980. Awalnya, Uju hanya bekerja sebagai penjual air keliling di Jakarta.

Setiap hari, Uju membeli air dari WC umum milik warga Jakarta. Dari situ, Uju memiliki keinginan untuk membuka usaha WC umum. Dengan modal seadanya, Uju memberanikan diri menyewa WC di SPBU dengan sistem bagi hasil.

“Setahu saya itu awalnya dirintis oleh Pak Uju (almarhum) tahun 80 an di Jakarta," ujarnya.

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Terkini

X