Petani Milenial asal Cikembar Sukabumi Kembangkan Peternakan Puyuh

- Jumat, 26 Maret 2021 | 21:41 WIB
Brainy Brilliant, petani milenial asal Cikembar Sukabumi mengembangkan Peternakan Puyuh.
Brainy Brilliant, petani milenial asal Cikembar Sukabumi mengembangkan Peternakan Puyuh.

LEMBANG, AYOBANDUNG.COM -- Sebanyak 2.204 petani muda mengikuti peluncuran program Petani Milenial Juara secara daring dan luring, Jumat (26/3/2021). Lokasi peluncuran dilaksanakan di tengah lahan pertanian Desa Suntenjaya, Lembang, Kab Bandung Barat, dihadiri Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Ribuan petani milenial itu nantinya akan memilih jenis pertanian yang diminatinya, termasuk bidang perikanan dan peternakan. Misalnya saja salah satu petani milenial yang lolos dalam program ini, Brainy Brilliant, yang tertarik untuk beternak burung puyuh.

"Saya ingin mengembangkan peternakan puyuh, sebab sudah hapal dengan peternakan burung puyuh ini," jelasnya ditemui di sela peluncuran.

Brainy mengakui sudah beberapa tahun ini bersama rekan-rekannya dalam sebuah kelompok tani di Desa Cikembar Kabupaten Sukabumi, membudidayakan burung puyuh. Sebanyak 2.000 ekor burung puyuh kini berhasil diternakkan. 

Dari peternakan burung puyuh itu, Brainy mengaku bisa mendapatkan penghasilan kotor Rp300 ribu rupiah per hari, hanya dari jualan telur puyuh saja.

Ia kemudian berkeinginan untuk mengembangkan peternakan puyuh lebih luas lagi. Namun karena keterbatasan modal pribadi dan anggota dari kelompok tani, rencana itu masih belum dimulai.

Kabar bersambut saat ia mendapatkan informasi dari grup whatsapp tentang program Petani Milenial Juara dari Pemda Provinsi Jawa Barat. 

"Saya tertarik lalu membuka website dan baca-baca. Ternyata sangat sesuai dengan passion saya. Saya kan sudah jalan dengan peternakan puyuh, jadinya langsung daftar," ujar anak muda berusia 22 tahun ini.

Ia kemudian mendaftarkan diri dengan mengisi google form yang disediakan. Kemudian mengikuti seleksi hingga pada tahap wawancara.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Pemerintah Pusat Didorong Segera Bangun Jalur Puncak 2

Senin, 20 September 2021 | 09:50 WIB

36 Tahun Terus Macet, Bogor-Cianjur Butuh Jalur Puncak 2

Sabtu, 18 September 2021 | 13:28 WIB

Kaum Disabilitas Cianjur Terima Bantuan Kemensos

Jumat, 17 September 2021 | 21:37 WIB

Pejabat Disdikbud Cianjur Datangi Gedung KPK, Ada Apa?

Jumat, 17 September 2021 | 17:09 WIB

Teks Amanat Galunggung dan Maknanya yang Harus Dijaga

Jumat, 17 September 2021 | 15:53 WIB
X