Tayangkan Lamaran Atta-Aurel, RCTI Kena Tegur KPI

- Rabu, 17 Maret 2021 | 09:16 WIB
Krisdayanti di acara lamaran Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar.
Krisdayanti di acara lamaran Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) telah melakukan pemanggilan terhadap RCTI untuk dimintai keterangan. Pemanggilan ini terkait penayangan acara prosesi lamaran hingga rencana pernikahan Aurel dan Atta di stasiun televisi tersebut, Senin (15/3/2021) sore.

Dalam pertemuan yang berlangsung daring itu, KPI menyampaikan peringatan, pandangan, serta pertanyaan kepada RCTI seputar acara tersebut.

Koordinator bidang Pengawasan Isi Siaran sekaligus Komisioner KPI Pusat, Mimah Susanti, mengatakan, pemanggilan ini merupakan bentuk respons KPI atas banyaknya aduan dari masyarakat yang mempersoalkan tayangan lamaran dan rencana penayangan pernikahan Atta dan Aurel di RCTI.

“Selain mengawasi isi siaran, KPI juga menindaklanjuti aduan dari masyarakat,” katanya, dalam keterangan resmi.

Dia mengingatkan, frekuensi merupakan ranah publik yang dikuasai negara dan peruntukannya digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat. Karenanya, tujuan lembaga penyiaran harus memberikan hiburan, informasi, dan edukasi sesuai dengan kepentingan publik.

Terkait hal itu, lanjut Santi, KPI menilai, penayangan acara selebriti dengan durasi 3 jam itu belum ada unsur edukasinya.

“Hiburan iya, tapi edukasinya tidak ada apalagi saat ini tengah pandemi. Harusnya ada fungsi lain yang KPI inginkan masuk dalam siaran ini. Jika ada program yang ditayangkan, dalam menayangkan kehidupan privasi, tolong ada muatan yang memberi efek bagi publik khususnya edukasi. KPI ingatkan ini sebagai bagian pencegahan,” pintanya.

Hal senada turut disampaikan Komisioner KPI Pusat, Irsal Ambia. Ia mengatakan, siaran harus sejalan dengan kebutuhan publik yang tentunya dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. 
“Banyak yang tertarik karena artis, tapi yang harus dikedepankan adalah kebutuhan publiknya dan itu menjadi tugas dan fungsi KPI,” katanya.

Berdasarkan pandangan itu, menurut Irsal, ada sejumlah hal yang semestinya tidak ditampilkan dalam waktu yang memakan durasi lama itu.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

Cianjur Kekurangan Ratusan Guru dan Nakes

Senin, 29 November 2021 | 19:35 WIB

4 Tuntutan Lengkap Demo Buruh di Gedung Sate

Senin, 29 November 2021 | 15:30 WIB

Ketua PWI Jabar Hadiri Konferensi Wilayah PWI Karawang

Sabtu, 27 November 2021 | 18:34 WIB

72 Kepala Sekolah SMP Cianjur Dirotasi

Jumat, 26 November 2021 | 12:29 WIB
X