Polisi Cek Alat Bukti Kasus Pungli BLT UMKM Kabupaten Bandung

- Senin, 22 Februari 2021 | 13:08 WIB
Ilustrasi uang pungli.
Ilustrasi uang pungli.

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM -- Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar belum menetapkan tersangka berkaitan dengan kasus pungli Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai Rp800 juta bagi UMKM di Kabupaten Bandung.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar Kombes Pol Yaved Duma Parembang, mengatakan sejumlah orang dimintai klarifikasi terkait kasus tersebut.

"Belum (ada tersangka)," ujarnya, Senin (22/2/2021).

Yaved menuturkan, saat ini penyidik masih melakukan klarifikasi terkait kasus tersebut. "Kasusnya baru dilimpahkan ke Ditreskrimsus hari Kamis minggu lalu ya, sekarang baru kami klarifikasi dan verifikasi dulu," tuturnya.

Hingga kini, polisi sedang melakukan pengecekan ada atau tidaknya unsur pidana dalam kasus tersebut. Polisi juga menyelidiki melalui alat-alat bukti.

"(Cek) ada tidak unsur pidana serta alat-alat buktinya," jelas Yeved.

Diberitakan sebelumnya, Satgas Saber Pungli Jawa Barat membongkar praktik pungutan liar (Pungli) dana bantuan langsung tunai (BLT) Usaha Kecil Menengah Mikro (UMKM) di Bandung.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan, saat ini penyidik Ditreskrimsus sedang mendalami tindak pidana terkait pungutan liar tersebut.

"Ditkrimsus Polda Jabar sudah menerima pelimpahan perkara dari saber pungli Jabar, terkait adanya pungutan liar di daerah Kabupaten Bandung. Ini terkait BLT UMKM kurang lebih ada 7 Kecamatan, Nagrek, Banjaran, Rancabali, Cikancung, Soreang dan Cimaung," ujarnya di Polda Jabar, Senin (15/2/2021).

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

Kasus Narkotika Mendominasi Sidang di PN Cianjur

Selasa, 19 Oktober 2021 | 21:00 WIB
X