Pekerja Pegadaian Cirebon Tolak Holding dengan Bank BRI

- Sabtu, 20 Februari 2021 | 16:35 WIB
Logo Pegadaian, Indonesia.
Logo Pegadaian, Indonesia.

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM — Serikat Pekerja PT Pegadaian Cirebon bersikeras menolak rencana pembentukan holding BUMN antara PT Pegadaian dengan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk pembiayaan dan pemberdayaan Ultra Mikro (UMi).

Ketua DPC Serikat Pegadaian Cirebon, Firmansyah, mengungkapkan, penolakan didasari sejumlah pertimbangan, salah satunya Pegadaian dinilai perusahaan yang sehat.

"Bisnis pegadaian karakteristiknya pun berbeda (dengan BRI)," katanya kepada Ayocirebon.com, Sabtu (20/2/2021).

Bentuk penolakan dilakukan para pekerja dengan mengenakan pita hitam selama Februari 2021. Meski begitu, dia meyakinkan, pihaknya mendukung rencana pemerintah untuk mengintegrasi ultra mikro.

"Rencana pemerintah untuk integrasi ultra mikro atau bisnis kami dukung. Hanya, perihal holding, sesuai sikap dari serikat pekerja yang merepresentasikan hati dan aspirasi seluruh pegadaian, sekali lagi kami menolaknya," tegas Firmansyah.

Holding ultra mikro Pegadaian dan BRI merupakan rencana Menteri BUMN, Erick Thohir untuk menciptakan ekosistem usaha ultra mikro yang terintegrasi. Selain BRI dan PT Pegadaian, holding rencananya melibatkan pula PT Permodalan Nasional Madani (PNM). (*)

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Ketua PWI Jabar Hadiri Konferensi Wilayah PWI Karawang

Sabtu, 27 November 2021 | 18:34 WIB

72 Kepala Sekolah SMP Cianjur Dirotasi

Jumat, 26 November 2021 | 12:29 WIB

Buruh Cianjur Lumpuhkan Jalan Raya Bandung

Selasa, 23 November 2021 | 11:35 WIB

Adakah WNA di Cianjur Bermasalah? Ini Kata Imigrasi

Senin, 22 November 2021 | 19:57 WIB
X