Bansos Covid-19 Hilang di APBD Kabupaten Tasikmalaya 2021

- Senin, 15 Februari 2021 | 18:50 WIB
Ilustrasi --Bansos Covid-19.
Ilustrasi --Bansos Covid-19.

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tasikmalaya, Roni Ahmad Sahroni mengatakan, di APBD 2021 ini Pemkab Tasikmalaya tidak mengalokasikan Bantuan Sosial (Bansos) dalam BTT maupun dalam kegiatan yang direncanakan.

Padahal Tahun 2020 lalu, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menyalurkan bantuan yang dikenal dengan istilah Jaring Pengaman Sosial itu sebanyak tiga tahap.

Tahap pertama dan kedua, jaring pengaman sosial bersumber dari pos anggaran Biaya Tidak Terduga (BTT). Sementara tahap terakhir dananya berasal dari Bansos yang direncanakan.

"Bansos sudah pasti itu dari pusat. Dari provinsi kita belum ada informasi. Yang saya tahu, untuk 2021 ini tidak ada Bansos Covid-19 dari APBD,” terang Roni kepada wartawan, Senin (15/2/2021).

Sementara itu, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi mengatakan, pos angggaran biaya tidak terduga (BTT) Kabupaten Tasikmalaya tahun 2021 mencapai Rp 25 milyar.

“Tetapi kalau kurang nanti kita bisa koreksi lagi di APBD Perubahan. Untuk penggunaannya ada di perencanaan, yaitu di Pak Bupati sendiri sebagai Ketua Gugus Tugas Covid-19,” ujar Asep.

Lebih jauh Asep mengemukakan bahwa pihaknya tetap berharap pemerintah menjadikan jaminan pengaman sosial sebagai salah satu program prioritas. Tentu selain untuk program penanganan kesehatan.

“Saya kira skala prioritas kita mana dulu. Kali ini mungkin sektor pencegahan dari segi kesehatan jauh lebih baik. Makanya vaksinasi itulah yang lebih diutamakan. Mungkin BTT itu akan dialokasikan ke sana,” kata Asep.

Bagi DPRD, lanjut Asep, pada prinsipnya setiap dana yang ada harus dimanfaatkan oleh pemerintah dengan maksimal. Jauh lebih penting dari itu, dapat dipertanggung jawabkan.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

X