Tasikmalaya Tak Lagi di Posisi Buncit Disiplin Jaga Jarak

- Kamis, 4 Februari 2021 | 09:29 WIB
Razia protokol kesehatan di Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya, Selasa (2/2/2021).
Razia protokol kesehatan di Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya, Selasa (2/2/2021).

Menurutnya, PPKM yang dilakukan sejak 11 Januari juga mampu merubah status zonasi Kota Tasikmalaya yang sebelumnya merah (risiko tinggi) turun menjadi zona oranye (risiko rendah) penyebaran Covid-19.

"Penurunan zonasi itu menjadi salah satu indikator PPKM di Kita itu berhasil menekan penyebaran Covid-19," ujar Uus, Kamis (4/2/2021).

Ia menuturkan, sejak PPKM berlaku terjadi penurunan tingkat risiko penyebaran Covid-19 di Kota Tasikmalaya. Artinya ada penurunan risiko kendati masih ada penambahan kasus baru.

"Meski kasus Covid-19 masih terus meningkat, tapi penambahan kasus harian cenderung terkendali," tuturnya.

Ia menambahkan, PPKM juga turut berkontribusi meningkatkan kesadaran masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan (prokes). Tempat-tempat usaha di Kota Tasikmalaya pun sudah mulai terbiasa menerapkan prokes.

"Memang perlu ditingkatkan dan dimaksimalkan, terutama dalam  kedisiplinan memakai masker dan jaga jarak," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

Kasus Narkotika Mendominasi Sidang di PN Cianjur

Selasa, 19 Oktober 2021 | 21:00 WIB
X