Polemik Lahan PTPN VIII Megamendung, Polda Jabar Panggil Terlapor

- Rabu, 3 Februari 2021 | 12:00 WIB
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol Chuzaini Patoppoi.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol Chuzaini Patoppoi.

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM -- Petugas kepolisian akan melakukan pemanggilan terhadap sejumlah pihak yang dilaporkan oleh PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII. 

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Pol Chuzaini Patoppoi mengatakan, pemanggilan terhadap pihak terkait akan dilakukan setelah dilakukan klarifikasi terlebih dahulu. 

PTPN VIII diketahui melayangkan total 27 laporan terkait dugaan penyerobotan lahan di Megamendung. "Setelah klarifikasi terhadap pelapor," ujarnya, Rabu (3/2/2021).

Klarifikasi tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat. Selain melakukan mengklarifikasi, penyidik Polda Jabar juga akan mengecek tempat kejadian perkara (TKP) yang masuk dalam objek laporan.

Pattopoi menjelaskan, untuk pengecekan TKP akan dilakukan dalam pekan ini. Setelah tahapan klarifikasi pelapor, cek TKP, kemudian polisi akan memanggil pihak-pihak yang dilaporkan.

"Setelah pelapor, saksi dan cek TKP, baru klarifikasi pemilik bangunan," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Polda Jawa Barat menerima puluhan laporan yang dilayangkan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII terkait dugaan penyerobotan lahan di Megamendung, Kabupaten Bogor, oleh beberapa pihak. 

Terkait kasus ini, Kuasa Hukum PTPN VIII Ikbar Firdaus Nurahman mengatakan, pihaknya membuat total 27 laporan yang dilayangkan ke Polda Jabar terkait kasus tersebut. Nantinya, akan ada beberapa tahap laporan yang dilayangkan oleh Ikbar.

"Laporan ini dibikin mungkin 5 tahap, tahap pertama kemarin di Bareskrim ada dua terkait HRS dan Romo, tahap selanjutnya ada di Polda Jabar ada 27 pihak yang dilaporkan," ujarnya di Polda Jabar Jumat (29/1/2021).

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

X