Pengusaha Bahan Bangunan Banting Setir ke Bisnis Tanaman Porang

- Jumat, 16 Oktober 2020 | 13:14 WIB
Tanaman Porang Investasi di tengah Pandemi Covid 19 yang menguntungkan.
Tanaman Porang Investasi di tengah Pandemi Covid 19 yang menguntungkan.

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Pandemi Covid-19 berdampak pada roda perekonomian di Kabupaten Cianjur dan membuat beberapa sektor bisnis terhambat bahkan ada yang gulung tikar.

Terhambat karena pandemi bukan berarti berdiam diri, seperti yang dilakukan H Yandi Sopiandi, pengusaha toko bangunan di Kampung Kandangsapi, Desa Sindangasih, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur.

Bisnis bangunan terasa lesu semenjak pandemi Covid-19, lantaran tidak sedikit masyarakat yang mengurungkan niatnya membangun karena terkendala keuangan.

“Memang terasa pisan dampak pandemi Covid-19 pada bisnis yang saya jalani, penurunan pendapatan mencapai sekitar 80%,” ujar Yandi Sopiandi kepada Ayobandung.com saat ditemui di kediamannya, Jumat (16/10/2020).

Akhirnya Yandi memutar otak untuk bisa menggarap bisnis lainnya. Ia akhirnya memilih sektor pertanian dengan berbisnis tanaman porang.

“Menanam porang menjadi investasi bisnis yang lumayan di tengah pandemi Covid 19, karena nilainya akan berlipat ganda bahkan keuntungan mencapai miliaran rupiah,” katanya.

Sebelum memulai menanam Porang, Yandi belajar secara otididak dan juga berguru pada Paidi, seorang petani porang sukses asal Madiun Jawa Timur.

Setelah belajar dua bulan, Yandi memulai membuka lahan untuk tanaman Porang. Ada empat lokasi yang dijadikan lahan pengembangan tumbuhan porang. Luasannya mencapai sekitar 5,4 hektare. 

"Di sini (Desa Sindangasih) baru dikembangkan di lahan seluas 1 hektare," terang Yandi.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

X