Penyerapan APBD Cianjur Belum Maksimal

- Kamis, 1 Oktober 2020 | 20:30 WIB
ilustrasi APBD.
ilustrasi APBD.

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kabupaten Cianjur tengah mengupayakan penyerapan APBD  bisa maksimal sehingga akhir tahun nanti mampu mencapai 100%.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Cianjur Dedi R Sudrajat mengatakan, angka penyerapan anggaran sebesar 60% bisa jadi berubah karena sampai saat ini masih terdapat beberapa pekerjaan yang belum kelar. Sesuai mekanisme, penyerapan anggaran akan tercatat setelah terjadi pengeluaran.

"Kalau melihat angka (60%), sebetulnya sudah cukup ideal dengan sisa waktu tahun ini sekitar 3 bulan lagi. Masih ada pekerjaan yang belum selesai sehingga belum ada tagihan dari pihak ketiga. Kalau sudah ada (tagihan), mungkin bisa di atas 60%," terang Dedi di komplek Pendopo Cianjur, Kamis (1/10/2020).

Besaran APBD Kabupaten Cianjur tahun ini di kisaran Rp3,6 triliun. Mayoritas, APBD digunakan untuk belanja langsung atau gaji pegawai di kisaran 50% lebih.

"Penyerapan anggaran cukup besar dari gaji pegawai. Hingga triwulan ketiga sudah terserap 75% sesuai tahapan. Tersisa 25% lagi untuk triwulan keempat," jelas Dedi.

Dedi optimistis penyerapan anggaran murni bisa tercapai 100% hingga akhir tahun nanti. Namun untuk anggaran perubahan 2020, Dedi menuturkan harus melihat jenis-jenis kegiatannya.

"Untuk anggaran perubahan, kegiatannya sebagian fisik dan sebagian lagi pemeliharaan," tandasnya.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini

Ada Kades di Cianjur Dituntut Mundur Warganya

Senin, 8 Agustus 2022 | 20:38 WIB
X