Pemohon IMB di Cianjur Turun Drastis

- Rabu, 9 September 2020 | 20:45 WIB
Ilustrasi -- izin mendirikan bangunan (IMB).
Ilustrasi -- izin mendirikan bangunan (IMB).

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Pandemi Covid 19 berdampak pada semua sektor, salah satunya pembuatan izin mendirikan bangunan (IMB) di Kabupaten Cianjur, rata-rata penurunannya mencapai 50% dibanding sebelumnya pada periode yang sama.

Kepala Bidang Perizinan dan Nonperizinan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cianjur, Suferi Faisal, mengatakan selama pandemi covid-19, penerbitan IMB terdata sebanyak 329 berkas. Tahun lalu pada kurun periode Januari-Agustus, DPMPTSP menerbitkan sekitar 600-an berkas IMB.

"Pandemi Covid 19 berdampak pada masyarakat yang hendak membuat IMB, drastis penurunannya hampir 50 persen,” terang Suferi pada Ayobandung.com saat dihubungi melalui telepon, Rabu (9/9/2020).

Penurunan jumlah permohonan penerbitan IMB, lanjut Suferi, didasari banyak pertimbangan. Mayoritas dari pemohon penerbitan IMB biasanya digunakan sebagai persyaratan mengajukan pinjaman kepada pihak perbankan.

"Ada juga pemohon kategori perizinan ekonomi, seperti apoteker, perawat, ataupun bidan," jelasnya.

Menurunnya permohonan perizinan di Kabupaten Cianjur bersamaan pandemi covid-19, tutur Suferi, linear dengan turunnya juga investasi. Tak sedikit investor yang akhirnya menahan diri menanamkan modal mereka membuka usaha di Kabupaten Cianjur.

"Misalnya seperti investor yang rencananya akan membuat agrowisata di lahan ratusan hektare. Sebelum pandemi covid-19 mereka sudah fiks. Tapi di saat pandemi seperti sekarang, mereka menunda sementara rencana tersebut," ungkapnya.

Penundaan berbagai investasi juga berkaitan dengan belum selesainya revisi Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Sebab, RTRW akan menentukan wilayah mana saja yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan untuk pembangunan.

"Seperti Jalan Pramuka, sebelum revisi, sebetulnya wilayah itu sudah tidak diperbolehkan untuk bangunan apapun. Namun dalam revisi Perda RTRW diperbolehkan," terangnya.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Cianjur Kekurangan Ratusan Guru dan Nakes

Senin, 29 November 2021 | 19:35 WIB

4 Tuntutan Lengkap Demo Buruh di Gedung Sate

Senin, 29 November 2021 | 15:30 WIB

Ketua PWI Jabar Hadiri Konferensi Wilayah PWI Karawang

Sabtu, 27 November 2021 | 18:34 WIB

72 Kepala Sekolah SMP Cianjur Dirotasi

Jumat, 26 November 2021 | 12:29 WIB
X