Perawat dan Keluarganya di Indramayu Terkonfirmasi Positif Covid-19

- Kamis, 4 Juni 2020 | 08:30 WIB
Ilustrasi rapid test Covid-19. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Ilustrasi rapid test Covid-19. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

Deden menerangkan, penelusuran terhadap PDP laki-laki yang sebelumnya meninggal dunia dilakukan pada 23 Mei 2020. Hasil penelusuran mendapati 14 orang berkontak erat dengan almarhum. Hasil rapid test terhadap mereka menunjukkan non reaktif.

"Dari kasus terkonfirmasi itu, telah terjadi imported case (kasus impor). Kami akan tracing ulang dan pemeriksaan swab terhadap kontak erat dari empat orang tersebut," tambahnya.

Penambahan 5 kasus terkonfirmasi positif tersebut didapat dari hasil Labkesda Provinsi Jawa Barat pada 3 Juni 2020. Situasi itu menambah panjang daftar pasien Covid-19 di Kabupaten Indramayu. Sejauh ini, 22 orang tercatat positif.

Dia membeberkan, dari 22 total pasien terkonfirmasi positif, 9 orang di antaranya ber-KTP Jakarta yang berasal dari Indramayu.

Pihaknya kembali mengingatkan, menyambut adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal, seluruh masyarakat wajib mengenakan masker kala bepergian. "Masker saat ini harus menjadi kebutuhan masyarakat agar tak terpapar Covid-19," tegasnya.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

Pemkab Cianjur Darurat Kepala Sekolah Dasar

Jumat, 21 Januari 2022 | 21:23 WIB

Harga Minyak Goreng di Cianjur Masih Belum Stabil

Jumat, 21 Januari 2022 | 14:49 WIB

Warga Cianjur Maafkan Arteria Dahlan, tapi ...

Jumat, 21 Januari 2022 | 06:30 WIB

Vaksin Booster Cianjur Diberikan Mulai Hari Ini

Rabu, 19 Januari 2022 | 09:07 WIB

Tabrakan Beruntun di Bogor, Ini Kata Saksi Mata

Selasa, 18 Januari 2022 | 12:22 WIB
X