IPAL Air Sampah Senilai Rp140 Miliar Siap Dibangun di Bantargebang

- Selasa, 4 Februari 2020 | 06:32 WIB
Tempat Pembuangan Akhir Sampah Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. (dok. Republika
Tempat Pembuangan Akhir Sampah Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. (dok. Republika

BEKASI, AYOBANDUNG.COM -- Pemkot Bekasi berencana membangun Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Lindi untuk menampung air sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu dan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Menurut rencana, pembangunan IPAL tersebut berada di wilayah Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi Yayan Yuliana mengemukakan, rencana tersebut telah didukung dengan disediakannya lahan seluas 2,5 hektare.

"Lahannya sudah kita siapkan seluas 2,5 hektare, sudah kita bebaskan juga lahannya," kata Yayan di Plaza Kantor Pemerintah Kota Bekasi pada Senin (3/2/2020).

Dia juga mengklaim, tidak ada kendala dalam perencanaan pembangunan tersebut. Hanya saja, untuk pembangunan tersebut dilakukan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi.

"Disperkimtan tinggal melaksanakan kegiatan itu (pembangunan), karena sudah dianggarkan Rp 40 miliar pada tahun 2020 ini. Penggunaan anggarannya ada di Disperkimtan bukan di Dinas LH," ungkap dia.

Yayan berharap pembangunan IPAL Lindi yang nantinya akan menampung Air sampah dari TPA Sumur Batu dan TPST Bantargebang dapat dikelola menjadi air bersih.

Dalam pembangunan IPAL Lindi, kata dia, rencana anggaran mencapai Rp 140 miliar.

”Pembangunan IPAL Lindi dilakukan bertahap. Tahap satu Rp 40 miliar, sisanya Rp 100 miliar itu belum. Makanya anggaran zrp 40 miliar ini digunakan untuk apa saja silahkan Disperkimtan," jelas dia.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

Ketua PWI Jabar Hadiri Konferensi Wilayah PWI Karawang

Sabtu, 27 November 2021 | 18:34 WIB

72 Kepala Sekolah SMP Cianjur Dirotasi

Jumat, 26 November 2021 | 12:29 WIB

Buruh Cianjur Lumpuhkan Jalan Raya Bandung

Selasa, 23 November 2021 | 11:35 WIB

Adakah WNA di Cianjur Bermasalah? Ini Kata Imigrasi

Senin, 22 November 2021 | 19:57 WIB
X