Daur Ulang Sampah Sungai Citarum Kurangi Emisi CO2 Gas Rumah Kaca

- Kamis, 22 Agustus 2019 | 12:19 WIB
Petugas menggunakan alat berat mengeruk lumpur dan memunguti sampah di Sektor 9 bantaran Sungai Citarum, Cipatik, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Senin (22/7/2019). (Irfan Al-Faritsi/ayobandung.com)
Petugas menggunakan alat berat mengeruk lumpur dan memunguti sampah di Sektor 9 bantaran Sungai Citarum, Cipatik, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Senin (22/7/2019). (Irfan Al-Faritsi/ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pelaksanaan daur ulang sampah melalui Pusat Daur Ulang (PDU) di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum di tiga kabupaten di Jawa Barat memungkinkan untuk menekan 5.000 ton karbon dioksida (CO2) emisi gas rumah kaca (GRK).

Direktur Jenderal Pengelolaan Limbah, Sampah, dan Bahan Beracun Berbahaya (PLSB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Rossa Vivien Ratnawati dalam keterangan tertulisnya, mengatakan sarana PDU  diberikan kementerian kepada tiga kabupaten yaitu Bekasi, Subang dan Indramayu. Sarana itu berkapasitas pengelolaan sampah 10 ton per hari dan memungkinkan untuk mengurangi emisi Gas Rumah Kaca sekitar 5.000 ton CO2 per tahun.

Selain itu, PDU yang juga dilengkapi fasilitas pengomposan dengan kapasitas 10 hingga 30 ton per hari yang akan dibangun di daerah sekitar DAS Citarum, menurut dia, juga memiliki efektivitas biaya sekitar dua juta rupiah per ton CO2 per tahun.

AYO BACA : Pemkab Bekasi dan Kementerian LHK Kerja Sama Kelola Sampah DAS Citarum

Bagian yang tidak kalah penting dari fasilitas itu adalah untuk mengendalikan pembentukan gas metana dengan mengurangi jumlah sampah yang ditimbun.

Rencana pembangunan PDU di tiga kabupaten tersebut merupakan bagian dari nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dan perjanjian kerja sama dengan lima kabupaten yang dilalui DAS Citarum, yakni Bekasi, Purwakarta, Subang, Indramayu, dan Sumedang.

Dalam MoU tersebut terdapat program bantuan penyediaan sarana pengelolaan sampah kepada lima daerah itu. Selain itu ada pula bank sampah induk di tiga kabupaten yaitu Purwakarta, Sumedang, dan Indramayu dengan kapasitas satu ton per hari.

AYO BACA : Ridwan Kamil Minta 23 Dansektor Citarum Fokus Penanganan Sampah

Kemudian, bantuan Biodigester kapasitas satu ton per hari di Kabupaten Bekasi. Terakhir adalah 10 unit motor sampah roda tiga di lima kabupaten yang menandatangani nota kesepahaman ini.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

Jawa Barat Diklaim Sudah Bebas dari Zona Oranye

Jumat, 24 September 2021 | 22:27 WIB

UID-Gajah Tunggal Teruskan Sentra Vaksinasi di Karawang

Kamis, 23 September 2021 | 13:09 WIB

22 Persen Pengguna Narkoba Cianjur Didominasi Pelajar

Rabu, 22 September 2021 | 21:24 WIB

Bupati Yakin Cianjur Sudah Layak PPKM Level 1

Rabu, 22 September 2021 | 18:06 WIB

Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Empat Orang Tewas

Rabu, 22 September 2021 | 11:40 WIB
X