Fakta Video BPN Geruduk Gudang KPU Bekasi

- Minggu, 28 April 2019 | 14:35 WIB
Cuplikan dari video penggerudukan Gudang KPU di Gedung Vivo Kranji, Bekasi Barat, Kota Bekasi (Youtube).
Cuplikan dari video penggerudukan Gudang KPU di Gedung Vivo Kranji, Bekasi Barat, Kota Bekasi (Youtube).

BEKASI, AYOBANDUNG.COM --  Sekelompok orang mengaku dari Senopati 08 Tim Advokat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengeruduk gudang KPU Kota Bekasi di gedung Vivo Kranji, Bekasi Barat. 

Penggerudukan itu untuk mempertanyakan kotak suara pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres) yang dipindah dari Balai Rakyat Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, yang dinilai tanpa sepengetahuan.

Disamping mempermasalahkan pemindahan kotak suara, dalam video yang sempat tim tersebut rekam dan menjadi viral, mereka juga mempermasalahkan kotak suara tersebut tak bersegel. Hal itu lantas jadi perhatian Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Bekasi Selatan. Setelah PPK mengecek, kebenaran berita tersebut dinyatakan tidak berdasar.

"Padahal kotak presiden (saat itu) masih di Gudang Balai Rakyat. Tapi yang viral itu, katanya logistik kotak Presiden Bekasi Selatan berada di gudang KPU di gedung Vivo  Kranji," jelas Ketua PPK Bekasi Selatan, Faizal Rahman, Minggu (28/4/2019).

Faizal menjelaskan yang berada di gedung Vivo tersebut merupakan kotak suara DPR RI, bukan pilpres. Di tempatkannya surat suara di gudang KPU itu sendiri sebelumnya telah melalui rangkaian pleno rekapitulasi suara. Sehingga dia menyayangkan terdapat kekeliruan terkait informasi yang sudah tersebar.

Terkait adanya keluhan dari tim penggerudung mengenai surat suara tersebut tidak ada pengawalan, menurut Faizal bila mengacu pada Peraturan KPU Nomor 4 tahun 2019 yang seharusnya mendapat pengawalan yakni pendistribusian kotak surat DA-KPU dan DAA1.

"Kalau kotak suara yang viral itukan (DPR RI) surat suaranya sudah kita plenokan. Dan prosesnya sudah kita lakukan bersama saksi dan mereka kita berikan hasil plenonya," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panwascam Bekasi Selatan, A. Rafiq mengatakan, pihaknya tetap maksimal melakukan pengawasan dalam setiap proses pleno tingkat PPS di gedung Balai Rakyat. Ia pun sependapat dengan PPK Bekasi Selatan bahwa tentunya dengan adanya pleno dengan para saksi dari parpol, maka pemindahan kotak suara pun atas sepengetahuan bersama.

"Intinya pemindahan kotak suara itu sudah diketahui oleh saksi parpol. Jadi tidak terkesan ditutup-tutupi," ujar Rafiq.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Terkini

Gowes di Tasik sampai Ciamis demi Pemilu 2024

Sabtu, 14 Mei 2022 | 11:59 WIB
X