Yamaha

Wakapolda Jabar Pantau Penyekatan Jalur Mudik di Sukabumi

  Sabtu, 23 Mei 2020
Ilustrasi penyekatan jalur mudik. (ayobandung/Irfan Al Faritsi)

SUKABUMI, AYOBANDUNG.COM -- Satu hari menjelang hari raya Idul Fitri, upaya pengetatan di jalur perbatasan terus dilakukan salah satunya di pos penyekatan arus mudik di Jalan Cemerlang Kota Sukabumi. Keberadaan pos itu mendapatkan kunjungan dari Kasdam III/ Siliwangi Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo dan Wakapolda Jabar Brigjen Pol Akhmad Wiyagus pada Sabtu (23/5).

AYO BACA : H-1 Idul Fitri, Angka Positif Covid-19 Jabar Tembus 2.000

Kedatangan wakapolda Jabar dan kasdam III Siliwangi tersebut langsung disambut Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, Dandim 0607 Kota Sukabumi Letkol Inf Danang Prasetyo Wibowo dan Kapolres Sukabumi Kota AKBP Wisnu Prabowo. Dalam kesempatan itu kasdam dan wakapolda mendapatkan penjelasan mengenai perkembangan penyekatan di wilayah Sukabumi.

AYO BACA : Penjualan Kebaya Macet, Ivan Gunawan Enggan Hitung Kerugian

'' Kota Sukabumi masuk level dua warna biru dan tetap melakukan pengetatan dalam pencegahan penyebaran Covid-19,'' ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi di hadapan wakapolda dan kasdam. Misalnya toko atau pedagang kaki lima non bahan pokok ditutup jam operasional pada pukul 16.00 WIB.

Hal ini ungkap Fahmi, untuk mencegah penyebaran Covid-19. Sehingga Kota Sukabumi masukjadi level 1 warna hijau atau zona aman. Pemkot juga tetap mewajibkan warga menggunakan masker. Upaya lainnya dengan menggencarkan penyemprotan disinfektan di pusat keramaian terutama Jalan Ahmad Yani dan Harun Kabir.

Lebih lanjut Fahmi menuturkan, hal lainnya yakni kegiatan rapid tes massif. Sasaran rapid tes adalah warga yang ada di pusat keramaian seperti Jalan Ahmad Yani dan Harun Kabir serta titik lainnya.

AYO BACA : Kemenhub Akui Banyak Warga Gunakan Berbagai Cara Agar Berhasil Mudik

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Republika.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE