Yamaha

Arti Minal Aidin Wal Faizin dan Ucapan Selamat Idulfitri yang Benar

  Jumat, 22 Mei 2020
[Ilustrasi] Sejumlah pengunjung memadati kawasan wisata Alun-alun Bandung di Jalan Asia-Afrika, Kota Bandung, Senin (10/6/2019). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

Minal Aidin Wal Faizin artinya bukan mohon maaf lahir batin.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Selama ini, ucapan selamat Idulfitri yang kerap terdengar adalah 'Minal Aidin Wal Faizin' yang diartikan ebagai mohon maaf lahir dan batin. Namun, ternyata ucapan tersebut justru salah.

Lewat artikel berjudul "Salah Kaprah Ucapan Selamat Idulfitri" yang ditulis oleh Nine Adien Maulana di laman NU Online, Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Pacarpeluk, Megaluh, Kabupaten Jombang menilai ucapan selamat "minnal aaidiin wal faaiziin" itu tidak tepat digunakan karena artinya bukan mohon maaf lahir dan batin.

AYO BACA: Update Corona Indonesia dan Dunia saat Hari H Lebaran

AYO BACA: Apa yang Harus Disiapkan di Rumah Kalau Lockdown?

AYO BACA: 5 Cara Mencegah Virus Corona Covid-19 Jika Terpaksa Keluar Rumah

Dalam bahasa Arab, kalimat 'minnal aaidiin wal faaiziin' bukan memiliki makna mohon maaf lahir batin. Arti dari kalimat itu adalah "termasuk orang-orang yang kembali dan orang-orang yang menang".

Oleh karena itu, penggunaan kalimat itu sebagai ucapan Idulfitri menjadi kurang tepat karena susunannya yang tidak sempurna.

Ada beberapa orang menilai bahwa kalimat tersebut merupakan doa sehingga bisa diartikan "semoga termasuk orang-orang yang kembali dan orang-orang yang menang". Namun, merujuk artikel di atas, hal itu tidaklah tepat.

AYO BACA: Wanita Ini Meninggal Setelah Melahirkan, Tapi Menyelamatkan 50 Hidup Orang Lain

AYO BACA: Kenang Kematian Bayinya, Perempuan Ini Sumbang ASI Tolong Bayi Lain

AYO BACA: Nenek 99 Tahun Baru Terima Surat Cinta dari Tunangannya yang Hilang di PD II

Ucapan Idulfitri yang benar adalah "Taqabbalallahu minnaa wa minkum" yang artinya adalah "Semoga Allah menerima (amal ibadah ramadan) kami dan kamu".

Ucapan tersebut adalah ucapan yang digunakan oleh sahabat Rasulullah saat lebaran tiba. Hal ini merujuk pada Kitab Fathul Bari karya Al-Hafidh Ibnu Hajar al-Asqalani.

"Telah sampai kepada kami riwayat dengan sanad yang hasan dari Jubai bin Nufair, ia berkata: "Jika Para sahabat Rasulullah saling bertemu di hari raya, sebagiannya mengucapkan kepada sebagian lainnya: "Taqabbalallahu minnaa wa minkum."" (Fathul Bari, juz II, halaman 446).

AYO BACA: 4 Tempat Sarapan Lontong Kari Enak di Bandung

AYO BACA: Kupat Singkatan ‘Ngaku Lepat’ dan Fakta Unik Ketupat Lainnya

Meski demikian, ucapan Minal Aidin Wal Faizin sudah melekat pada masyarakat dan sulit untuk dihilangkan karena sudah menjadi tradisi.

Ketua Pengurus NU Pacarpeluk, Jombang, itu menyerahkan kembali kepada masyarakat tetapi dengan meluruskan bahwa arti yang sebenarnya dari kalimat "minnal aaidiin wal faaiziin" bukanlah mohon maaf lahir dan batin.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE