Yamaha

Minta Maaf Ternyata Bermanfaat Bagi Kesehatan Fisik

  Sabtu, 23 Mei 2020
Ilustrasi berjabat tangan. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Ungkapan permintaan maaf tidak hanya sebagai bentuk penyesalan atas kesalahan diri sendiri. Tetapi, permintaan maaf juga memiliki kekuatan untuk memperbaiki hubungan yang rusak dan menyembuhkan hati yang terluka.

Permintaan maaf bukan hanya soal kebaikan sosial, tetapi juga menunjukkan rasa hormat dan empati pada seseorang yang dirugikan.

Selain itu, permintaan maaf juga sangat penting bagi kesehatan mental dan fisik. Penelitian yang dilansir oleh Psychology Today, menunjukkan menerima permintaan maaf memiliki efek fisik yang positif pada tubuh.

Sebenarnya, permintaan maaf memengaruhi fungsi tubuh orang yang menerimanya, seperti mengurangi tekanan darah, memperlambat detak jantung dan mengatur pernapasan.

Adapun manfaat emosional dari permintaan maaf, antara lain:

1. Seseorang yang telah dirugikan akan merasakan penyembuhan emosional ketika keberadaan atau luka hatinya diakui oleh orang yang bersalah.

2. Ketika seseorang menerima permintaan maaf, seseorang tidak lagi menganggap pelaku yang bersalah sebagai ancaman pribadi.

3. Permintaan maaf membantu kita mengatasi kemarahan dan mencegah diri terjebak di masa lalu.

4. Permintaan maaf membuka pintu bagi pengampunan dengan membiarkan kita memiliki empati terhadap orang yang bersalah.

Menurut Daniel Watter, seorang psikolog klinis di Morris Psychological Group dilansir oleh hellosehat.com, permintaan maaf bisa berdampak negatif dan positif tergantung pada cara seseorang melakukannya.

Bila permintaan maaf disampaikan tidak tulus, artinya seseorang masih memiliki emosi negatif. Perasaan ini tidak akan hilang dan bisa dilampiaskan dalam bentuk amarah.

Bahkan perasaan negatif yang sudah terlalu pelik bisa menyebabkan seseorang depresi atau gangguan kecemasan. Kondisi yang terkait stres ini juga bisa menyebabkan penyakit jantung dan nyeri otot.

Karena itulah permintaan maaf yang tulus bisa membantu seseorang lebih merasa lega dan tak lagi menahan emosi negatif yang bisa menyebabkan stres.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE