Yamaha

1 Keluarga Positif Covid 19 Hasil Rapid Test Bukan Warga Cianjur

  Sabtu, 04 April 2020   Muhammad Ikhsan
RSUD Sayang Cianjur

CIANJURAYOBANDUNG.COM — Satu keluarga yang terdiri dari seorang ibu dan dua anak merupakan warga Jakarta yang singgah di Kecamatan Karangtengah Kabupaten Cianjur dinyatakan positif Covid 19 hasil rapid test. Ketiganya kini diisolasi di RSUD Sayang Cianjur.

Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal membenarkan adanya satu keluarga asal Jakarta yang singgah ke rumah orangtuanya di Kecamatan Karangtengah Kabupaten Cianjur dinyatakan positif Covid 19 hasil rapid test.

“Betul satu keluarga warga Jakarta yang pulang ke rumah orangtuanya dinyatakan positif Covid 19 hasil rapid test, bukan warga Cianjur,” kata Yusman Faisal saat dihubungi telepon Ayobandung.com, Sabtu (4/4/2020).

Untuk memastikan satu keluarga itu positif Covid 19, maka akan dilakukan pemeriksaan swab dengan metode RT PCR (Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction).

Bagaimana dengan keluarga lainnya, Yusman mengungkapkan di rumah tersebut terdapat empat anggota keluarga, mereka juga dilakukan rapid test hasilnya negatif. 

“Iya mereka juga di rapid test, hasilnya negatif. Namun tetap dalam pemantau tim kesehatan dengan status orang tanpa gejala (OTG),” katanya.

Yusman menceritakan kasus ini bermula dari laporan warga di sekitar tempat tinggal keluarga tersebut. Laporannya menyebutkan keluarga tersebut baru tiba usai melayat suaminya yang meninggal dunia di Jakarta.

"Sebelumnya ada laporan dari warga atau tetangga ibu tersebut yang menyatakan ada yang baru pulang dari Jakarta karena suaminya meninggal dunia," terangnya.

Sementara itu, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Kabupaten Cianjur berdasarkan data di Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 hingga Sabtu (4/4) tercatat sebanyak 18 orang. Sebanyak 7 orang, 2 di antaranya meninggal dunia, telah selesai. Sedangkan yang masih dalam pengawasan sebanyak 11 orang terdiri dari 6 orang laki-laki dan 5 orang perempuan.

Sedangkan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 398 orang. Dari jumlah itu yang sudah selesai sebayak 53 orang dan dalam pemantauan sebanyak 345 orang. Mereka yang masih dalam pemantauan terdiri dari 214 laki-laki dan 131 orang perempuan. 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar