Yamaha

Saran Dokter Kulit Jika Pakai Masker Kain Saat Pandemi Covid-19

  Sabtu, 04 April 2020
[Ilustrasi] Pemakaian masker untuk mencegah dari virus corona. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Seiring merebaknya virus corona, orang semakin banyak menggunakan masker kain sebagai bentuk perlindungan. Di sisi lain, masker medis seperti masker bedah dan masker N95 lebih dibutuhkan oleh tenaga medis.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC) juga telah menyarankan masyarakat umum menggunakan masker kain atau masker DIY. Langkah ini sekaligus cara mencegah kelangkaan masker medis untuk para petugas medis.

Namun, pembuatan masker kain atau masker DIY juga tidak bisa sembarangan. Anda perlu mempertimbangkan beberapa kain mungkin saja bisa mengiritasi kulit jika digunakan sebagai masker.

Dr Erum Ilyas, seorang dokter kulit bersertifikat dan pendiri lini pakaian pelindung AmberNoon dilansir oleh Fox News, telah memberi tahu bahan masker kain terbaik yang aman bagi kulit sensitif.

Secara umum, masker digunakan untuk mencegah penyebaran bakteri. Namun, virus berukuran kurang dari 1 mikron bisa lolos dari sebagian besar kain. Hal ini karena virus bisa berukuran lebih kecil daripada bakteri.

Dalam hal ini, bahan masker kain yang merupakan campuran kapas dan poliester paling efektif dalam mencegah penyebaran influenza.

Jenis tekstil ini banyak ditemukan pada sebagian besar T-shirt atau sarung bantal di sekitar rumah. Bahan ini bisa memblokir virussekitar 70 persen. Selain itu, bahan ini juga nyaman digunakan untuk kulit wajah.

Namun, penggunaan masker terlalu sering juga akan berdampak pada kulit. Kelembapan area wajah ketika memakai masker bisa menyebabkan kulit terasa lecet di sekitar mulut.

Guna meringankan efeknya, Anda bisa memakai pelembap setiap malam untuk membantu memulihkan dan memperbaiki kulit. Jangan lupa memilih pembersih yang lembut saat mencuci wajah untuk menghindari iritasi kulit lebih lanjut.

Sementara itu, orang dengan kulit sensitif boleh saja menggunakan masker wajah. Namun, saat kulit merasa teriritasi, Anda harus memakai pelembap yang bisa menghidrasi kulit.

Pelembab ini juga berfungsi sebagai pelindung kulit. Adapun produk yang disarankan mengandung ceramide, squalene, niacinamide dan/atau asam hyaluronic.

Jangan lupa memakai pelembap wajah untuk membantu memulihkan dan melindungi kulit Anda. Namun, fokuslah pada produk yang menghidrasi kulit. Karena, beberapa produk anti-penuaan bisa mengiritasi kulit.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE