Yamaha

Masker Wajah dari China yang Dibeli Prancis 'Dibajak' oleh AS

  Jumat, 03 April 2020   Nur Khansa Ranawati
Masker. (istimewa)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Masker untuk proteksi virus Covid-19 yang dibeli Prancis dari Cina 'dibajak' oleh Amerika Serikat sesaat sebelum produk tersebut dikirim. Sebagaimana dilansir dari Radio France Internationale, Jumat (3/4/2020), Amerika membeli masker tersebut dengan harga berkali-kali lipat saat masker tersebut akan dimasukan ke dalam pesawat kargo.

"Amerika membayar tiga atau empat kali jumlah yang kita bayar, dan dalam bentuk tunai," kata kepala wilayah Prancis Timur, Jean Rottner, Kamis (2/4/2020). Wilayah tersebut adalah salah satu daerah yang saat ini paling banyak terkena wabah Covid-19 di Prancis.

AYO BACA : Masker Bedah Langka, Masker Kain Efektif Cegah Corona Covid-19?

Dia menyebutkan, pada Kamis, sejumlah besar masker wajah buatan Cina tersebut dibeli tepat di landasan terbang. Padahal, pihaknya sangat membutuhkan masker tersebut.

"Kami bekerja sepanjang waktu untuk memastikan masker-masker ini tiba," keluh Rottner.

AYO BACA : Cara Memakai Masker Agar Optimal Cegah Virus Corona

Berdasarkan laporan harian Prancis, Liberation, Amerika Serikat yang saat ini memiliki jumlah penderita Covid-19 di dunia tengah berupaya mendapatkan masker-masker di pasaran. Bahkan dengan mendisrupsi pengiriman ke negara lain.

Meski demikian, sebelumnya Prancs Timur telah menerima 2 juta masker dari Cina pada Rabu lalu. Untuk menghadapi wabah ini, Prancis telah memesan lebih dari satu miliar masker. Seperempatnya berasal dari Cina.

Menutupi Kekurangan

Pada akhir bulan lalu, Presiden Prancis Emmanuel Macron bersikeras negaranya perlu mendapatkan kembali "kemerdekaan" dalam memproduksi peralatan medis vital, tanpa terlalu mengandalkan impor. Macron menyebut hal itu salah satunya utnuk membangun "kedaulatan nasional" pada akhir 2020.

Namun, Kementerian Kesehatan Prancis yang mengetahui persediaan masker mereka terbatas memutuskan untuk memesan masker ke negara lain. Meskipun terdapat peringatan dari pihak internal. Pihak pemerintah pun sebelumnya disebut telah berupaya menambal kekurangan masker selama lebih dari dua bulan, dengan mengharuskan warga memiliki surat keterangan medis untuk memakainya.

AYO BACA : Perlukah Orang Sehat Pakai Masker?

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar