Yamaha

Meninggal di Angkot, Sopir Bekasi Dievakuasi Petugas Berbaju Hazmat

  Senin, 30 Maret 2020
Tangkapan layar video evakuasi sopir angkot di Bekasi. (Ist)

BEKASI, AYOBANDUNG.COM -- Sopir angkutan kota (Angkot) K-10 jurusan Ujung Harapan-Terminal Bekasi tewas mendadak di dalam kendaraannya, Minggu (29/3/2020) kemarin. Sang sopir ditolong oleh petugas medis berpakaian hazmat lengkap seperti perawat pasien Covid-19.

Tewasnya pria yang diketahui bernama Rustam Safari (40) itu viral di jagat maya karena disebut-sebut akibat terinfeksi Covid-19.

Rustam ditemukan sudah tak bernyawa di Jalan Kaliabang Tengah RT 03/15, Kecamatan Bekasi Utara, sekira pukul 06.15 WIB. Saat itu, rekannya, Edward (50) hendak mencuci angkot dan mencoba membangunkan korban, namun korban sudah tak bernyawa.

"Belum bisa dinyatakan Covid-19," kata Kasubbag Humas Polres Metropolitan Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari kepada SuaraJabar.id pada Minggu (29/3/2020).

Memang, kata Erna, proses evakuasi jenazah korban dilakukan dengan standar protap kesehatan wabah virus corona untuk mengantisipasi adanya indikasi korban meninggal terinfeksi Covid-19.

“Tapi kemungkinan besar bukan karena terinfeksi Corona. Korban peminum dan pada Sabtu (28/3/2020) malam korban minum-minuman keras dan tidur di angkot, pas pagi dibangunin sudah tidak bernyawa,” jelas Erna.

Dia mengatakan, warga yang panik melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Bekasi Utara. Petugas berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan membawa jenazah korban ke RSUD Kota Bekasi.

“Hasilnya belum ada, kami juga masih selidiki," kata dia.

 

Catatan Redaksi: 
Bila Anda merasakan gejala awal Covid-19, untuk memastikannya atau untuk mengetahui informasi perihal virus ini bisa mengakses nomor hotline Dinas Kesehatan Jabar di 0811-2093-306 atau Emergency Kesehatan: 119.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar