Yamaha

Tenaga Medis dan ODP di Kota Bogor Mulai Jalani Rapid Test Covid-19

  Jumat, 27 Maret 2020   Husnul Khatimah
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim meninjau rapid test Covid-19 di Kota Bogor. (dok. Humas Pemkot Bogor)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai melakukan rapid test Coronavirus atau Covid-19, Kamis (26/03/2020) siang. Tercatat, ada sebanyak 800 rapid test kit yang diperoleh dari pemerintah pusat.

Tes yang menggunakan metode mengambil sampel darah tersebut diawali kategori Orang Dengan Risiko (ODR) atau untuk petugas medis/non medis (gugus tugas) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, pelaksanaan rapid test hari pertama dilakukan di GOR Pajajaran, namun metodenya bukan seperti yang diusulkan oleh Gubernur Jawa Barat secara drive thru. Tes dilaksanakan secara konvensional dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat.

AYO BACA : Update Penyebaran Covid-19 Kabupaten Bogor, 7 Orang Positif

"Hari ini dari siang sampai sore kita alokasikan 50 orang di GOR Pajajaran dan 100 orang di RSUD Kota Bogor. 100 orang ini ditujukan kriteria ODR dan sebagian besar petugas medis dan beberapa petugas non medis. Sedangkan 50 orang di GOR Pajajaran, termasuk 16 orang anggota HIPMI yang ODP setelah mengikuti acara di Karawang," katanya saat video conference di Rumah Dinas Wali Kota Bogor.

Dalam kesempatan tersebut dia menginformasikan pemkot sudah mendistribusikan APD (Alat Pelindung Diri) sebanyak 1.560 buah ke Dinas Kesehatan (Dinkes). Dinkes diminta untuk segera mendistribusikan kepada rumah sakit dan pihak-pihaknya yang langsung menangani masalah medis. 

"1.500 APD berasal dari Pangdam III Siliwangi. Selain itu ada 90 liter dan 100 botol hand sanitizer, masker N95, sarung tangan dan APD lainnya," kata Dedie.

AYO BACA : 5 PDP Corona Covid-19 di Kota Bogor Meninggal

weyh3y321y6

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor Irwan Riyanto mengemukakan, yang menjadi prioritas rapid test adalah kriteria PDP, ODP dan ODR, termasuk tenaga medis.

"Apakah rapid test kit akan ditambah, kita masih menunggu dari provinsi, karena kita menginginkan ditambah. Besok akan dilakukan rapid test di RSUD Kota Bogor," katanya.
 

Catatan Redaksi: 
Bila Anda merasakan gejala awal Covid-19, untuk memastikannya atau untuk mengetahui informasi perihal virus ini bisa mengakses nomor hotline Dinas Kesehatan Jabar di 0811-2093-306 atau Emergency Kesehatan: 119.

AYO BACA : BNN Lido Dipertimbangkan Jadi Lokasi Perawatan Pasien Covid-19

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
-->

   Komentar