Yamaha

10 WNA Cina di Cirebon Peroleh Izin Tinggal Darurat

  Kamis, 26 Maret 2020   Erika Lia
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon M. Tito Andrianto. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM -- Sebanyak 10 warga negara asing (WNA) asal Cina yang kehabisan izin tinggal (overstay) di wilayah Cirebon diizinkan tetap tinggal di Indonesia selama masa pandemi Covid-19.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon, M. Tito Andrianto menyebutkan, total 350 WNA yang tersebar di wilayah Cirebon. Setidaknya 10 WNA di antara mereka yang berasal dari Cina telah overstay.

"Tapi, mereka yang overstay ini dibolehkan tetap tinggal di Indonesia sebagaimana kebijakan Kemenkumham RI," katanya.

AYO BACA : Dinkes Cirebon: ODP Covid-19 dengan Penyakit Penyerta Perlu Dirawat

Dia menjelaskan, kebijakan itu diambil setelah Cina memberlakukan kebijakan lockdown. Kesepuluh WNA itu pun ditunda keberangkatannya dan mendapatkan izin tinggal darurat.

Seluruh WNA asal Negeri Tirai Bambu itu, sambungnya, rata-rata berada di Kota Cirebon. Mereka merupakan kerabat dari tenaga kerja asing asal Cina yang bekerja di wilayah Cirebon.

Seluruhnya datang ke Cirebon pada periode Januari-Februari 2020 menggunakan visa bebas kunjungan yang berlaku selama 30 hari.

AYO BACA : Pertimbangkan Keselamatan, DPRD Cirebon Batal Gelar Paripurna

Tito mengungkapkan, sebenarnya visa bebas kunjungan yang habis tak bisa diperpanjang. Namun, dengan alasan kondisi darurat, izin tinggal pun diperpanjang.

"Hanya, izin tinggal darurat ini berlaku selama 30 hari," ujarnya.

Kelak, ketika masa berlaku izin tinggal darurat itu habis, para WNA tersebut harus kembali memperpanjang izinnya.

Perpanjangan masa izin tinggal darurat, sambungnya, tanpa batasan. Mereka diizinkan tinggal darurat sampai negara asal mereka mencabut kebijakan lockdown.

"Kalau kebijakan lockdown di negaranya sudah dicabut, kebijakan izin overstay ini tidak lagi berlaku bagi mereka," tuturnya.

AYO BACA : Alami Sesak Nafas, Pasien PDP di Cirebon Meninggal Dunia

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE