Yamaha

Ratusan Tenaga Medis Bekasi Ikuti Rapid Test Covid-19

  Rabu, 25 Maret 2020   Firda Puri Agustine
Kegiatan rapid test tenaga medis di Stadion Patriot Chandrabaga Bekasi. (Ist)

BEKASI, AYOBANDUNG.COM -- Sebanyak 365 tenaga medis di Bekasi mengikuti rapid test Covid-19 di Stadion Patriot Candrabaga, Rabu (25/3/2020).

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menjelaskan bahwa rapid test dengan mengecek sampel darah para tenaga kesehatan ini dilakukan sebelum mereka melakukan tugas lapangan door to door ke rumah warga yang diduga terdampak Covid-19.

Mereka juga langsung diberi pembekalan berupa simulasi metode rapid test. Saat melakukan rapid test ke rumah warga, sebanyak 365 tenaga medis akan dibantu aparatur di 12 kecamatan.

AYO BACA : Segala Aktivitas Dilakukan dari Rumah, Konsumsi Elpiji Naik 14%

"Tenaga medis ini dipastikan dulu kesehatannya apakah negatif atau positif sebelum memeriksa kesehatan warga secara door to door,” kata Rahmat.

Dia menuturkan, pemeriksaan diprioritaskan pada lingkungan warga yang sudah dinyatakan Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang hingga kini berjumlah kurang lebih 240 orang, ditambah 15 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Adapun jumlah warga yang masuk kriteria prioritas yang perlu di cek rapid test sebanyak 770 orang.

AYO BACA : Janji Jalankan Protokol Cegah Corona, Dewan Cirebon Bakal Gelar Paripurna

“Kita telah susun dan petugas datang memeriksa warga. Hasilnya kita sampaikan setelah pemeriksaan selesai. Apabila positif dilakukan langkah isolasi untuk memutus penyebaran covid-19. Mudah-mudahan besok pagi sudah selesai,” ujarnya.

Pemerintah Kota Bekasi terus berkoordinasi dengan Pemprov Jabar terkait penyediaan alat rapid test. Sebanyak 2000 alat yang tersedia ini diprioritaskan untuk masyarakat terlebih dahulu baru kemudian kepada Muspida, unsur TNI Polri , camat dan lurah pejabat Pemkot Bekasi yang kerap berinteraksi langsung kepada masyarakat termasuk para pemuka agama.

“Masyarakat yang prioritas ini diduga terkena virus baru kemudian kepada unsur lainnya. Ini sampling dan gunanya juga  sebagai pemetaan penyebaran Covid-19," ujarnya.

Pihaknya pun telah mempersiapkan sejumlah skenario apabila terjadi kejadian luar biasa disebabkan banyaknya warga yang diisolasi karena terpapar virus covid-19.

“Di RSUD kita sediakan 3 lantai khusus sebanyak 50 tempat tidur, ditambah sarana di 8 RS Swasta, RS Tipe D Pemkot Bekasi dan jika perlu kita buat di asrama haji, Islamic Center ataupun di dalam Stadion Patriot. Apapun itu untuk setiap tindakan yang dibutuhkan,” katanya.

AYO BACA : Masa Depan Liga Masih Abu-abu, Pelatih Persib Berharap PSSI Beri Keputusan Secepatnya

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE