Yamaha

Petugas Medis Pelayan Pasien Covid-19 di Bogor Ikuti Rapid Test

  Rabu, 25 Maret 2020   Husnul Khatimah
Petugas medis di Kabupaten Bogor melakukan rapid test. (Instagram)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kabupaten Bogor mulai melakukan rapid test terhadap orang berisiko terpapar Covid-19. Pada tahap awal ini tes diperuntukan bagi petugas medis.

 

AYO BACA : Bogor Semprotkan Disinfektan ke 293 Titik di 6 Kecamatan

"Hari ini adalah pemeriksaan rapid test untuk kategori A yaitu ODR, orang yang bekerja dengan resiko dan yang diperiksa adalah medis, dokter yang bersentuhan langsung dengan pelayanan Covid-19," ujar Bupati Bogor, Ade Yasin melalui rekaman video, Rabu (24/3/2020).

 

AYO BACA : Pemkot Bogor Perpanjang Masa Belajar di Rumah

Ade mengatakan, rapid test dilakukan di rumah sakit dan puskesmas tempat petugas medis bekerja.

"Jadi kami tidak mengumpulkan disatu tempat tetapi kami memeriksanya di masing-masing di tempat mereka bekerja sehingga mereka tidak harus meninggalkan tempatnya bekerja misalkan pegawai medis atau paramedis yang RS Cibinong diperiksa di Cibinong yang bekerja di swasta yang pernah melayani pasien Covid-19 kita periksa di RS tersebut," ungkap Ade.

Pada tahap awal ini Kabupaten Bogor mendapat jatah 1.600 rapid test. Selain petugas medis, pemeriksaan akan diutamakan bagi ODP dan PDP serta keluarga atau lingkaran pasien positif Covid-19.

Ade mengatakan, saat ini pihaknya sedang memproses untuk menambah rapid test agar bisa memeriksa lebih banyak orang terindikasi terpapar Covid-19.

"Pemesanan ini kurang lebih 1000 lagi yang akan kami pesan untuk memfasilitasi rumah sakit yang tiap hari terus menerima pasien dengan kondisi sakit demam atau panas tinggi, jadi mudah-mudahan barang bisa segera kami terima," katanya.

AYO BACA : Belajar di Rumah Diperpanjang, Ade Yasin Minta Orang Tua Awasi Anak

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar