Yamaha

Ini Saran Dokter Jika Ada Tamu Saat Pandemi Corona Covid-19

  Senin, 23 Maret 2020
[Ilustrasi] Orang yang terjangkit virus corona Covid-19. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM — Jika ada tamu yang datang di tengah pandemi corona Covid-19, apa yang harus dilakukan? Dokter, peneliti, dan penganalisis DNA forensik dari Lembaga Biologi Molekuler Eijikman, Prof Herawati Sudoyo, memberikan sarannya.

Hera mengingatkan, tamu tersebut mungkin saja bisa menjadi pembawa virus corona.

"Sang pemilik rumah pun berhak untuk memberlakukan protokol bersih-bersih yang biasa dilakukan, misalnya meminta untuk cuci tangan, mandi, atau meletakkan jaket yang digunakan di luar rumah," tuturnya.

AYO BACA: 8 Cara Mencegah Virus Corona Covid-19 Saat Keluar Rumah

AYO BACA: Cara Membuat Hand Sanitizer Sesuai Standar WHO untuk Cegah Corona

AYO BACA: Bacaan Qunut Nazilah, Doa Menangkal Malapetaka

Hal yang lebih ketat harus dilakukan jika di rumah ada kelompok orang yang rentan terinfeksi virus corona, misalnya orang dengan riwayat penyakit tertentu dan lansia. 

Langkah pencegahan harus ditempuh mengingat anggota keluarga tersebut memiliki respons imun lebih rendah dibanding orang lain.

“Kalau sudah ada riwayat penyakit dan positif, mereka sendiri sudah lemah, ada organ mereka yang sudah lemah, tentu saja tubuh tidak akan mampu melawan virus ini. Saya sebenarnya tidak mau ngomong lansia, karena usia hanya angka, tapi kan memang antibodi lansia pasti lebih lemah dibanding anak muda,” kata dia.

AYO BACA:  Ini Bentuk Virus Corona Jika Diperbesar 2.600 Kali?

AYO BACA: Cara Salam Alternatif untuk Cegah Corona Sesuai Anjuran WHO

AYO BACAIni Peta Sebaran Virus Corona di Jabar, 1.165 ODP dan 22 Positif Covid-19

Di sisi lain, pemerintah sendiri sudah mempersilakan pegawai untuk bekerja dari rumah. Indonesia baru saja mulai memberlakukan ini selama sepekan ini dan belum bisa dipastikan kapan akan berakhir.

Meski berdiam di rumah, masyarakat diminta tetap tidak lengah.

“Memang berbeda mood-nya kerja di kantor dengan di rumah. Mungkin agak bosan sedikit. Masalahnya, kita tidak tahu kondisi orang di sekitar, kita tidak boleh lengah,” tutur Hera dalam live Instagram dengan Dimas Beck, Minggu (22/3/2020).

AYO BACA: Corona Masuk ke Indonesia, Ini Doa Agar Terhindar dari Penyakit Berbahaya

AYO BACA:  Tahan Napas 10 Detik Bisa Tes Gejala Corona Covid-19?

AYO BACA: 5 Langkah Mencegah Virus Corona di Rumah

Hera menjelaskan, Indonesia baru saja memulai social distancing selama sepekan. Dia berharap masyarakat bisa mencari kesibukan meski berada di rumah. Setelah melewati masa inkubasi selama dua pekan, dia berharap warga tak langsung keluar rumah dan datang ke kerumunan.

“Kita harus kenali dulu virus ini dan bagaimana penyebarannya di DKI Jakarta," ujarnya.

Selagi ada waktu panjang di rumah, menurut Hera, masyarakat dapat memanfaatkannya dengan membersihkan rumah, termasuk menghilangkan jentik nyamuk dan membersihkan permukaan yang dapat ditempeli virus dan kuman.

AYO BACA: Padanan Kata Lockdown, Corona, dan Social Distancing dalam Bahasa Indonesia

AYO BACA: 5 Cara Mencegah Virus Corona Covid-19 yang Keliru

AYO BACAIni 2 Obat yang Diklaim Manjur Sembuhkan Pasien Covid-19!

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Republika.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE