Yamaha

Aa Gym Liburkan Santrinya 14 Hari

  Sabtu, 14 Maret 2020

GEGER KALONG, AYOBANDUNG.COM -- Pondok Pesantren (Ponpes) Daarut Tauhid milik penceramah Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym menghentikan kegiatan belajar mengajar di ponpesnya. Pasalnya, Indonesia saat ini sedang diteror dengan merebaknya virus corona baru Covid-19.

Keputusan mengehntikan aktivitas belajar di ponpes tersebut disampaikan oleh Aa Gym melalui akun Twitter miliknya @aagym. Ia menegaskan penutupan ponpes dilakukan sebagai upaya memaksimalkan ikhtiar dan mencegah penyebaran virus corona.

"Daarut Tauhid memutuskan menghentikan semua kegiatan belajar mengajar di pesantren dan mengembalikan para santri untuk belajar di rumah selama 14 hari," kata Aa Gym seperti dikutip Suara.com, Sabtu (14/3/2020).

AYO BACA : Update, Jumlah Pasien Positif Covid-19 Menjadi 96 atau Naik 27 Orang

Tak hanya meliburkan kegiatan belajar di pesantren, Aa Gym juga menghentikan semua kegiatan yang bersifat pengumpulan masa, seperti tabligh akbar, kajian rutin hingga kunjungan wisata rohani.

Penghentian kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan hingga waktu yang belum ditentukan.

Selain itu, ponpes Aa Gym juga menghentikan segala bentuk kegiatan ke luar daerah. Para pengurus ponpes akan fokus melakukan pembersihan seluruh fasilitas ponpes.

AYO BACA : WHO Desak Indonesia Lebih Serius Hadapi Penyebaran Virus Corona

"Lebih fokus untuk mengadakan pembersihan untuk mengehentikan sekecil apapun potensi penyebaran virus ini," ungkapnya.

Berdasarkan informasi data real time Worldometers, Sabtu (14/3/2020) hingga pukul 03.25 GMT, total kasus positif Virus Corona Covid-19 di dunia mencapai 145.637 kasus. Sedangkan sebanyak 70.931 orang dinyatakan sembuh dan 5.416 orang meninggal dunia karena Corona Covid-19.

Sementara itu di dalam negeri, Indonesia sudah menyatakan diri berperang dengan Corona Covid-19, mengingat angka terinfeksi terus bertambah sehingga warganet, Sabtu (14/3/2020), menggaungkan tagar #LockDownIndonesia yang trending topic di Twitter.

Bagaimana tidak khawatir, dari 34 kasus positif, dalam sehari kasus bertambah 35 kasus, sehingga total kasus positif mencapai 69 kasus.

Bahkan di dalamnya terdapat 2 orang bayi yang juga ikut positif karena tertular dari kedua orang tuanya. Kabar baiknya ada 5 orang yang sudah dipulangkan dan dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Mirisnya angka kematian juga bertambah 3 orang sehingga total kematian kasus Covid-19 di Indonesia ada sebanyak 4 orang.

AYO BACA : Terserang Virus Corona Sejumlah Negara Menyatakan Lockdown, Apa Artinya

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Republika.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar