Yamaha

Gara-gara Corona, Okupansi Hotel di Bandung Turun 30%

  Selasa, 10 Maret 2020
Ilustrasi (republika)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung menyebutkan okupansi atau tingkat hunian hotel di kota kembang saat ini menurun drastis mencapai 30%. Penurunan ini ditengarai akibat wabah penyebaran virus korona. Sebanyak 30 persen didominasi oleh wisatawan domestik yang berada di Kota Bandung dan sekitarnya.

"Okupansi 30 persen turun dari biasanya 60 sampai 70 persen. Itu dari Januari 2020 dari data PHRI dan ASITA," ujar Kepala Disbudpar Kota Bandung, Dewi Kaniasari kepada wartawan di Balai Kota Bandung, Selasa (10/3).

AYO BACA : Ternyata Raffi Ahmad Pernah Ikut Seleksi Persib Bandung

Ia mengungkapkan penurunan okupansi hotel di Bandung sangat signifikan. Bahkan, menurutnya, kondisi tersebut menjadi lampu kuning bagi pemerintah kota (Pemkot) Bandung dan para pengusaha hotel.

Dia mengatakan, pihaknya bersama para pengusaha hotel tidak bisa berdiam diri dengan kondisi tersebut. Menurutnya, salah satu yang dilakukan adalah dengan cara upaya promosi wisata ke pasar domestik.

AYO BACA : Akibat Corona, Peringatan KAA Mungkin Hanya Dihadiri Wisatawan Lokal

Dewi juga mendorong agar hotel-hotel di Kota Bandung untuk menerapkan standar operasional prosedur terkait wabah virus corona. Menurutnya, jika terdapat tamu yang memiliki gejala demam bisa langsung dibawa ke rumah sakit.

Selain itu, ia mengatakan para karyawan di masing-masing hotel harus siaga dan menjaga kebersihan diri. Selain itu, fasilitas hotel harus ditambah seperti keberadaan hand sanitazer. "Kita roadshow ke hotel untuk mengingatkan kembali sama-sama hadapi isu corona," katanya.

Dewi mengatakan dengan wabah virus corona maka menyangkut sanitasi, higienitas akan lebih terjamin. Menurutnya, pihaknya dua hari dalam seminggu memantau hotel-hotel termasuk untuk hiburan malam.

AYO BACA : Hasil Autopsi Anjani Bee, Tewas karena Dipukul Benda Tumpul dan Tajam

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Republika.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar