Yamaha

Gejala-gejala Psikopat pada Anak, Sering Bohong dan Tak Menyesal

  Selasa, 10 Maret 2020   M. Naufal Hafizh
[Ilustrasi] Psikopat. (Pixabay)

Setidaknya ada 5 gejala umum seorang anak psikopat, di antaranya sering berbohong dan tak pernah menyesali kesalahannya.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Media sosial belakangan dihebohkan oleh seorang gadis remaja 15 tahun yang membunuh anak perempuan 6 tahun di Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2020).

Hasil pemeriksaan polisi menyatakan bahwa gadis berinisial NF itu merasa puas telah melakukan pembunuhan. Bahkan tidak ada rasa penyesalan atas perbuatannya.

"Saya tanya, terus kamu gimana sekarang? Dia jawab, saya puas. Maka kita harus periksa psikologisnya," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolestro Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2020).

AYO BACA : Cara Bedakan Psikopat dan Sosiopat, Licik hingga Berdarah Dingin

Sebelum peristiwa pembunuhan tersebut, NF pernah menyiksa hewan dengan melempar kucing dari lantai 2 dan mencabik-cabik kodok hingga cicak.

Karena itu, pihak kepolisian hendak memeriksa kondisi kejiwaan NF lebih mendalam.

Keseharian pelaku NF yang suka menyiksa dan membunuh hewan ini sempat dikaitkan dengan perilaku psikopat. Psikopat adalah seseorang yang manipulatif dan tidak bisa membedakan perilaku baik dan salah.

Karena itu, psikopat bisa melakukan tindakan tak bermoral dan kriminal tanpa penyesalan maupun rasa bersalah. Kondisi ini biasanya dialami oleh orang dewasa, tetapi tidak menutup kemungkinan anak-anak bisa memilikinya.

AYO BACA : 8 Tanda Kamu Seorang Psikopat

Sebuah studi tahun 2016 oleh peneliti di University of Michigan dilansir Very Well Family telah menemukan tanda-tanda awal psikopat pada anak-anak usia 2 tahun. Pada studi ini, anak yang berisiko menjadi psikopat sudah menunjukkan perbedaan dalam empati dan hati nurani.

Berikut ini tanda-tanda anak usia 2-4 tahun bisa tumbuh menjadi psikopat yang perlu diwaspadai:

  1. Anak tidak merasa bersalah setelah melakukan kesalahan;
  2. Hukuman tidak mengubah perilaku anak;
  3. Anak sangat egois atau tidak mau berbagi;
  4. Anak sering berbohong;
  5. Anak licik dan sering mencoba menyiasati orang tuanya.

Sementara itu, ciri-ciri psikopat pada anak yang lebih tua bisa terlihat dari sikapnya yang mengabaikan perasaan orang lain dan tidak memiliki penyesalan.

Psikolog perlu memastikan anak memiliki sisi psikopat melalui penilaian umum Youth Psychopathic Traits Inventory (YPI). Pada tes ini, anak remaja diminta menjawab pertanyaan tentang dirinya untuk mengukur sifat dan kepribadian.

Beberapa penelitian mengatakan bahwa anak remaja yang memiliki sisi psikopat cenderung menunjukkan sifat-sifat yang sama seiring bertambahnya usia.

Selain itu, orang yang memiliki sifat psikopat tidak bisa dipaksa untuk melakukan hal yang melanggar hukum oleh orang lain. Sebaliknya, mereka akan menjadi biang keladi hingga memengaruhi orang lain untuk melakukan kejahatan.

AYO BACA : Diduga Psikopat, Bagaimana Kenali Orang Seperti Reynhard Sinaga?

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE