Yamaha

Abdul Somad Sebut Virus Corona Pertolongan Allah untuk Muslim Uighur

  Sabtu, 29 Februari 2020
Ustaz Abdul Somad

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Pernyataan dai kondang, Ustaz Abdul Somad (UAS) kembali menuai sorotan. Kini soal virus corona.

Melansir Suara.com, ia mengklaim virus corona merupakan tentara yang dikirim Allah SWT untuk melindungi umat muslim Uighur di China.

Pernyataan tersebut disampaikan UAS ketika mengisi ceramah belum lama ini, seperti yang ditunjukkan dalam unggahan video kanal YouTube HajiNews TV, Selasa (11/2/2020).

Dalam ceramah yang disebut-sebut berlangsung di Malaysia itu, UAS membahas bukti rasa sayang Allah SWT kepada hambaNya.

"Allah memang sayang kepada umat ini. Umat kehilangan kekuasaan, umat kehilangan kesultanan, umat kehilangan khalifah. Sekarang umat kehilangan membaca Al-quran dan berdzikir," kata UAS.

Ia mengatakan, "Tapi Allah masih kasihan, "Aku masih iba lihat kamu," kata Allah".

AYO BACA : Corona Pengaruhi Jatuhnya Harga Minyak Dunia

UAS lalu mengaitkan kasih sayang Allah tersebut dengan wabah virus corona yang mengancam warga di dunia belakangan ini. Ia menyebut, virus corona sebagai tentara Allah yang melindungi muslim Uighur.

"Maka (umat) ditolong Allah dengan berbagai macam tentara. Macam-macam tentara Allah datang, adapula tentara yang terakhir datang bernama corona. Orang yang berada di Uighur tak terkena virus ini. Banyak orang terheran-heran apa sebabnya," kata UAS.

Dalam video tersebut, UAS lalu membeberkan alasan muslim di Uyghur tidak terkena virus corona.

"Salah satu sebabnya karena mereka berwudhu, setiap hari mereka membasuh tangan. Virus tidak akan terkena kepada orang selalu menjaga kesucian," ucap UAS.

"Mereka memakan binatang yang disembelih, yang dimasak bukan yang mentah, bukan makan darah. Sebab di dalam darah ada bakteri penyakit. Mana kala ajaran Islam diamalkan, pertolongan Allah akan datang," kata UAS memungkasi.

Potongan ceramah UAS soal virus corona merupakan tentara Allah yang melindungi muslim Uighur kekinian viral di media sosial dan memantik respons warganet.

AYO BACA : Pasien Tewas Covid-19 Dekati 3.000 Jiwa

WHO: Tak Ada Negara yang Bebas dari Ancaman Virus Corona

Sekretaris Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengingatkan kepada negara-negara anggota untuk tidak jumawa, meski belum ditemukan kasus virus Corona Covid-19 di negaranya.

Dikatakan Tedros, adalah sebuah kesalahan fatal jika ada negara yang menganggap bisa terbebas dari ancaman infeksi virus Corona Covid-19. Imbauan ini khususnya diberikan pada negara-negara maju yang kini melaporkan kasus virus Corona Covid-19 baru.

"Tidak boleh ada negara yang berasumsi mereka tidak akan memiliki kasus virus Covid-19, itu adalah kesalahan fatal," ujar Tedros, dalam konferensi pers di Jenewa, dilansir Reuters, baru-baru ini.

Ia mengatakan salah satu contohnya adalah Iran, negara dengan kematian terbanyak di luar China. Bisa jadi, kasus sebenarnya terjadi lebih buruk daripada yang dibayangkan.

"Bahkan Italia, negara maju anggota G7, sangat mengejutkan (memiliki kasus Covid-19). Jadi negara-negara maju bisa saja mengalami hal-hal yang tidak mereka sangka," ujarnya lagi.

Selain Iran dan Italia, ia juga mengomentari penyebaran masif dan mendadak di Korea Selatan. Saat ini kasusnya memang masih infeksi kelompok. Namun bukan tidak mungkin akan meluas dalam waktu dekat.

Ia juga meminta masyarakat dunia untuk tidak panik. Justru, yang dibutuhkan saat ini adalah kerja sama dan peningkatan aksi preventif.

AYO BACA : Sering Cuci Tangan Khawatir Corona, Ahli Sebut Picu Infeksi

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar