Yamaha

Tol Japek dan Purbaleunyi Terdampak Proyek KCIC, Pekerjaan Dihentikan Sementara

  Sabtu, 29 Februari 2020   Ananda Muhammad Firdaus
Sejumlah pengendara terjebak banjir di tol Cikampek KM 9 Bekasi, Selasa (25/2/2020). (Republika/Edwin Dwi Putranto)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kementerian PUPR melayangkan surat kepada PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) untuk menghentikan sementara waktu pekerjaan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

AYO BACA : Empat Orang Dilaporkan Tewas Akibat Banjir Kota Bekasi

Surat itu menyinggung kondisi layanan Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Purbaleunyi yang akhir-akhir ini terdampak pembangunan kereta cepat sehingga harus dihentikan.

AYO BACA : Jalan Terdampak Proyek KCIC, DBPD Purwakarta: Pengembang Akan Bertanggung Jawab

"Betul (surat Kementerian PUPR untuk PT KCIC), confirmed," kata Karo Humas Kementerian PUPR Endra kepada Ayobandung.com, Sabtu (29/2/2020).

Surat tersebut kurang lebih menyatakan bahwa manajemen proyek kurang baik sehingga terjadi sejumlah masalah, seperti kemacetan dan banjir di ruas Tol Jakarta-Cikampek dan Purbaleunyi.

Kemudian, Kementerian PUPR mengintruksikan agar kegiatan pembangunan kereta cepat yang dikerjakan Sinohydro diberhentikan selama 2 pekan sejak tanggal 2 Maret 2020.

Lalu, disebutkan bahwa pekerjaan dapat dilanjutkan setelah dilakukan evaluasi menyeluruh atas masalah pengelolaan pelaksanaan konstruksi yang sepenuhnya mengikuti peraturan Menteri PUPR.

AYO BACA : Menteri PUPR: Proyek Kereta Cepat Penyebab Banjir di Bekasi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar